Mereka yang mengatasnamakan Paguyuban Elf Pajampangan ini, menuntut pemerintah untuk menindak tegas maraknya angkutan ilegal atau taksi gelap yang beroperasi di wilayah Pajampangan.
Ketua Paguyuban Elf Pajampangan, Isep Dadang Permana, mengatakan, meminta keberadaan taksi gelap tersebut ditertibkan. Pasalnya, keberadaan taksi gelap tersebut sangat mengganggu pendapatan mereka.
"Kami meminta agar taksi gelap ini ditertibkan. Kalau memang bisa dilegalkan, ya silakan, tapi harus ada aturan yang jelas," ujarnya, Senin,3 Februari 2025.
Menurutnya, keberadaan taksi gelap membuat elf yang beroperasi semakin sendikit. Hal itu lantaran sepi penumpang dan diambil alih oleh taksi gelap.
"Dari 13 unit yang beroperasi dalam seminggu, hanya tiga yang terisi. Bahkan, sering kali sopir tidak bisa kembali ke rumah karena sepi penumpang," ucapnya.
Kebarerdaan taksi gelap tersebut sudah terendus sejak 2016 lalu, Namun, tidak ada solusi dari pemerintah.
"Kita sudah ada audiensi dengan pemerintah, namun hingga kita belm ada solusi konkret," pungkasnya.
Artikel Terkait
Setelah Memicu Demo, Neni Herlina Akui Sudah Berdamai dengan Menteri Satryo: Fine-fine Aja Sih Buat Kita
Pegawai Diskominfosan Sukabumi Dijejali Ilmu Taqwa, Ini Manfaatnya
Mobil Minibus Terguling di Tanjakan Tengkorak Cikidang Sukabumi
Yayasan Unsur Cianjur Bentuk Tim Pantau Kondisi Rombongan yang Kecelakaan di Sukabumi
Kantor Dishub Sukabumi Digeruduk Puluhan Sopir Elf, Ternyata Ini Penyebabnya