pemerintahan

Telisik Satryo Brodjonegoro yang Kena Reshuffle Prabowo, Eks Mendikti Saintek Itu Pernah Diamuk Ratusan Pegawai ASN

Kamis, 20 Februari 2025 | 18:00 WIB
Potret serah terima jabatan Mendikti Saintek RI, Satryo Brodjonegoro (kiri) kepada Brian Yuliarto (kanan). (Foto Dok. Kemdikti Saintek RI)

"Ya, saya lebih baik mundur daripada diberhentikan," tegasnya.

Ngaku Legowo usai Pamit Undur Diri

Satryo dalam kesempatan yang sama juga menuturkan telah menerima dengan lapang dada alias legowo atas pengunduran dirinya sebagai Mendikti Saintek RI.

"Surat itu saya buat tadi malam jam 12 malam. Saya buat tadi malam, lalu saya serahkan ke Setneg untuk disampaikan ke presiden," terangnya.

"Harus legowo kerja itu. Kita kerja baik, maksimal sudah, tidak ada pamrih, tulus saya kerja. Oke? Kalau enggak cocok ya sudah, saya mundur saja," tegas Satryo.

Berkaca dari hal itu, Satryo pernah menjadi buah bibir masyarakat Tanah Air selama menjadi Mendikti Saintek RI.

Hal itu, terkait kontroversinya dengan seorang pegawai ASN hingga akhirnya kena geruduk di kantor Kemdikti Saintek pada Januari 2025 lalu. Begini ceritanya:

Ratusan ASN Demo di Depan Kantor Kemdikti Saintek

Dalam kesempatan berbeda, pernah terjadi aksi demonstrasi ratusan pegawai ASN di depan kantor Kemendikti Saintek, Jakarta pada 20 Januari 2025 lalu.

Para pegawai ASN itu tampak membawa spanduk bertuliskan 'Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan Istri'.

"Kami ASN, dibayar oleh negara, bekerja untuk negara, bukan babu keluarga," teriak para ASN yang mengutarakan sindiran ke Satryo sebagaimana tertulis dalam spanduknya.

Sementara, di depan gedung Kemdikti Saintek terdapat spanduk bertuliskan: 'Pak Presiden, selamatkan kami dari menteri pemarah, suka main tampar, dan main pecat'.

Kasus Dugaan Pemecatan Pegawai ASN Neni Herlina

Pegawai ASN selaku Pranata Humas Ahli Muda dan Pj. Rumah Tangga, Neni Herlina hadir dalam aksi itu mengungkap kabar dugaan pemecatan secara sepihak oleh Menteri Satryo.

Neni menuturkan kronologi awal pemecatan itu terjadi pada Jumat, 17 Januari 2025, kala itu diduga Menteri Satryo datang langsung ke ruangan Neni seraya mengusirnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB