pemerintahan

Soal Tragedi Longsor Gunung Kuda, Gubernur Dedi Mulyadi Akan Sambangi Keluarga Korban

Minggu, 1 Juni 2025 | 14:00 WIB
Potret Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sebut longsor Gunung Kuda akibat kelalaian dan janji temui keluarga korban serta beri doa. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Telah terjadi bencana longsor di lokasi pertambangan galian C Gunung Kuda Cirebon, Jawa Barat.

Atas insiden tersebut, dilaporkan 14 jiwa meregang nyawa dan lainnya mengalami luka-luka.

Merespons hal itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyebut hal ini bisa terjadi karena ada unsur kelalaian.

Baca Juga: Ikut Konvoi usai Persib Juara Liga 1 Indonesia 2025, Dedi Mulyadi Ingin Maung Bandung Jadi Jagoan di Asia

Dedi menyebut bahwa lokasi pertambangan tersebut tidak memenuhi standar penambangan.

Pasalnya, Dedi Mulyadi sendiri pernah berkunjung langsung ke sana dan menilai lokasi penambangan sangat rawan mengalami kecelakaan kerja.

"Sebenarnya kalau diurut karena faktor kelalaian dan tidak dipenuhinya standar penambangan," kata Dedi dalam unggahan sosial media Instagram, Sabtu 31 Mei 2025.

Baca Juga: Komentar Dedi Mulyadi soal Sebutan ‘Mulyono Jilid 2’, Sebut Medsos Jadi Alat Marketing Paling Oke

Atas tragedi ini, Dedi juga meminta para masyarakat bisa mendoakan para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Selain itu, Dedi juga berjanji akan menemui para keluarga korban.

"Kita doakan saudara-saudara kita yang mengalami musibah diberikan ketabahan dan diberikan ketawaqakal," tutur Dedi.

Baca Juga: Kepala BGN Bilang Minum Susu 2 Liter Sehari Membuat Badan Anak Jadi Tinggi, Dokter Spesialis Anak Beri Respon Begini

"Saya akan berkunjung nanti menemui keluarga korban," pungkasnya.

Untuk diketahui, tragedi longsor di galian C Gunung Kuda Cirebon dilaporkan telah memakan 14 korban jiwa.

Halaman:

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB