pemerintahan

Negosiasi Kemenag RI Tembus Pemerintah Arab Saudi, Klinik Kesehatan untuk Jemaah Haji Indonesia Diizinkan Beroperasi Lagi

Kamis, 5 Juni 2025 | 07:00 WIB
Potret KKHI Makkah kembali dibuka usai lobi Kemenag RI. Jemaah haji Indonesia kini bisa dapat layanan medis dengan pendamping & tanpa kendala bahasa. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Jurus lobi Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk membuat Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) kembali beroperasi berjalan mulus.

KKHI di Daerah Kerja (Daker) Makkah dibuka lagi untuk melayani para jemaah yang berasal dari Indonesia

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengeluarkan regulasi agar para jemaah calon haji yang sakit dirujuk ke Rumah Sakit Saudi.

Baca Juga: Ray Dalio Tepis Isu Mundur dari Danantara, Pastikan Tetap Menjadi Dewan Penasihat

Setelah dilakukan negosiasi oleh Menag dengan Menkes Saudi dan Kementerian Dalam Negeri Saudi, akhirnya KKHI diizinkan buka lagi untuk melayani jemaah.

“Banyak jemaah kita, ada beberapa jemaah kita itu diduga mereka menahan penyakitnya karena takut dibawa ke rumah sakit,” ujar Menag Nasaruddin Umar, dikutip dari unggahan Instagram Kemenag RI pada Rabu, 4 Juni 2025.

Nasaruddin mengungkapkan bahwa ketakutan para jemaah tersebut karena beberapa faktor, salah satunya kendala bahasa.

Baca Juga: Alasan Keenan Nasution Tuntut Rp24,5 Miliar dan Jaminan Sita Rumah Vidi Aldiano Terkait Polemik Royalti Nuansa Bening

“(Takut) dirawat oleh oleh orang yang tidak ngerti bahasanya dan tidak ada pendampingnya,” imbuhnya.

“Nah, sekarang dengan KKHI aktif kembali maka penyakit-penyakit yang tidak mesti dirujuk, di sini saja itu sudah bisa kembali lagi ke ke kemahnya, itu kan lebih baik,” tambah Nasaruddin lagi.

Menurut Nasaruddin, jemaah yang memerlukan penanganan medis, bisa dirujuk di KKHI, kecuali untuk penyakit tertentu yang harus mendapatkan rujukan ke RS Arab Saudi.

Baca Juga: Puasa Arafah Dilaksanakan 5 Juni 2025, Ini 3 Keutamaan Bagi Umat Muslim yang Menjalankan

“Kita yakinkan mereka bahwa jemaah Indonesia lebih nyaman dirawat di KKHI faktornya karena ada kesamaan bahasa dan ada pendampingnya,” terangnya.

“Sekali lagi kami berterima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah berkomitmen mengedepankan kepentingan dan kemaslahatan tamunya, yaitu jemaah haji Indonesia,” pungkasnya.
*

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB