FAJARSUKABUMI - Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi harus menjaga loyalitas dan menjauhi keterlibatan dalam politik praktis.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada pejabat Eselon 4 dan fungsional dari sejumlah perangkat daerah, Senin 11 Agustus 2025.
“ASN tidak boleh terlibat politik praktis dan harus solid sesuai sumpah prajabatan. Jika tidak patuh, akan ada sanksi tegas,” kata Ayep Zaki.
Baca Juga: Update Klasemen Sementara Pekan Pertama BRI Super League! Persija Jakarta Bertengger di Puncak
Ia menekankan bahwa ASN merupakan bagian dari struktur pemerintahan yang wajib mengikuti garis komando pimpinan daerah.
Menurutnya, kepemimpinan harus dihormati, dan loyalitas merupakan bagian dari pengabdian kepada negara.
Ayep juga menyampaikan bahwa jabatan bukanlah sesuatu yang diminta, melainkan diberikan berdasarkan kompetensi dan prestasi, bukan karena kedekatan atau rekomendasi dari pihak luar.
“Kita ingin pemimpin yang dikenal karena sistem dan karakter, bukan karena pencitraan. Jabatan harus diberikan atas dasar kemampuan,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota menyampaikan komitmennya untuk mengawasi langsung proses pengadaan barang dan jasa guna menjaga kekuatan fiskal daerah.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyatakan bahwa seluruh kebijakan yang diambil merupakan bentuk kecintaan terhadap kota kelahiran.
Ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan hati dan membangun citra positif Kota Sukabumi.