pemerintahan

Ratusan Pohon untuk Cegah Longsor dan Banjir, Bupati Sukabumi Buka Festival Eksplorasi Pariwisata 2025 di Cinumpang

Rabu, 17 Desember 2025 | 17:55 WIB
Potret Festival Eksplorasi Pariwisata 2025 dorong pelestarian lingkungan, penghijauan, dan kolaborasi wisata berkelanjutan di Sukabumi. (Foto Istimewa)

 

FAJARSUKABUMI - Upaya pelestarian lingkungan dan pencegahan bencana menjadi perhatian utama dalam Festival Eksplorasi Pariwisata 2025. Pada momentum tersebut, ratusan pohon disumbangkan oleh Kepala Resort Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Asep Suganda, kepada Bupati Sukabumi Asep Japar, untuk mendukung penghijauan di wilayah rawan longsor dan banjir di Kabupaten Sukabumi.

Penyerahan simbolis pohon dilakukan bersamaan dengan pembukaan resmi Festival Eksplorasi Pariwisata 2025 yang digelar di Obyek Wisata Cinumpang, Kecamatan Kadudampit. Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi Andreas, jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta pelaku UMKM.

Festival tersebut menampilkan beragam kegiatan, mulai dari pentas seni dan budaya, pameran UMKM, pelayanan publik, hingga berbagai perlombaan, sebagai upaya menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: OPADI Sukabumi: Solusi Tepat Menjaga Daya Beli Masyarakat dan Kendalikan Inflasi

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Ali Iskandar, MH, menyampaikan bahwa Festival Eksplorasi Pariwisata telah beberapa kali dilaksanakan di sejumlah kecamatan, di antaranya Gunungguruh, Sukaraja, dan Kadudampit.

“Dalam pelaksanaannya kami berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pelaku UMKM hingga pelayanan publik. Kami berharap event ini mampu menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa kawasan Cinumpang dan Kecamatan Kadudampit memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Pergerakan Tanah di Warungkiara Sukabumi Picu Kerusakan Rumah dan Fasilitas Umum

“Potensi alam dan budaya yang dimiliki akan semakin bernilai apabila dikelola secara terencana, terintegrasi, dan berorientasi jangka panjang,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan pentingnya membangun ekosistem pariwisata yang kolaboratif dan inklusif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Saya berharap seluruh pemangku kepentingan terus bersinergi dan menjaga komitmen dalam membangun pariwisata di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.(Ag)

 

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB