FAJARSUKABUMI - Bupati Mimika, Johannes Rettob, meraih penghargaan bergengsi dalam ajang KWP Award 2026 sebagai Kepala Daerah yang Fokus pada Inovasi Daerah untuk Kesejahteraan.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) di Ruang Pustaloka, Gedung Nusantara 4, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4).
Johannes Rettob menyampaikan rasa bangga dan syukurnya karena kinerja Pemerintah Kabupaten Mimika dalam melakukan terobosan pembangunan mendapat perhatian positif dari para jurnalis di ibu kota.
Baca Juga: Kronologi Insiden Viral Pengendara Mobil yang Emosi di Mojokerto, Pemotor Mengaku Sudah Minta Maaf
Bagi Johannes, penghargaan ini merupakan pengakuan atas eksistensi pembangunan di wilayah Indonesia Timur.
“Pertama, saya sangat senang karena kami diperhatikan. Ternyata dilihat dari Jakarta ini oleh teman-teman KWP, kita eksis juga di Indonesia. Ini jadi motivasi bagi wilayah kami untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar Johannes Rettob usai menerima penghargaan.
Bupati Mimika ini menilai ajang KWP Award memiliki nilai positif yang besar karena memberikan apresiasi kepada figur-figur yang memiliki kepedulian nyata terhadap kemajuan masyarakat. Menurutnya, inovasi yang dilakukan di daerah adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan rakyat secara merata.
Baca Juga: Tanggal Segini, Desa Wisata Sukajaya Resmi Diluncurkan
“Acara ini bagus karena diberikan kepada mereka-mereka yang memang punya kepedulian. Dan saya harap acara ke depan bisa lebih besar lagi,” tambahnya.
Penghargaan yang diraih oleh Johannes Rettob ini menegaskan pentingnya peran inovasi di tingkat daerah dalam mendukung visi nasional. Melalui apresiasi ini, diharapkan Kabupaten Mimika terus menjadi motor penggerak ekonomi dan kesejahteraan di tanah Papua.
KWP Award 2026 merupakan agenda rutin dua tahunan yang mengusung tema “Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi: Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”.
Baca Juga: Workshop UMMI Cetak Wirausaha Muda Sukabumi
Ajang ini bertujuan untuk memotret kinerja para pemimpin dan wakil rakyat secara objektif melalui pengamatan pers.