FAJARSUKABUMI - Para pencinta budaya berkumpul di Palabuhanratu. Mereka berkumpul atas dasar semangat budaya dan spiritualitas dalam acara Doa Selamat Mapag Tahun 2025.
Kegiatan tersebut memadukan adat tradisi dengan nilai-nilai keagamanaan.
Bahkan kegiatan tersebut dihadiri para toko kasepuhan. Hal itu pun turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.
Baca Juga: Pasca Libur Tahun Baru, Pj Wali Kota Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal
KH Asep Saprudin mengatakan, adat dan syariat seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.
Oleh karena itu, dirinya menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara adat kebiasaan dan ajaran syariat
"Sebagai generasi penerus, kita harus memegang teguh nasihat leluhur dan menjalankannya dengan istiqamah," ujarnya.
Ketua Paguyuban Padjadjaran Anyar, Abah Firman Nirwana Boestomi, menambahkan, kegiatan ini bertujuan menjaga harmoni antara manusia, alam, dan sang pencipta.
Sehingga, hal ini bukanlah sekadar seremonial namun untuk memperkuat jati diri sebagai masyarakat sunda.
"Dengan memadukan adat dan spiritualitas, kita berharap tahun 2025 membawa keberkahan untuk semua," ungkapnya.
Baca Juga: Masyarakat Sambut Positif Keputusan Prabowo PPN 12% Hanya untuk Barang Mewah
Sementara itu, Lurah Palabuhanratu, Hendriana, menekankan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.