pemerintahan

Israel Bombardir Gaza di Tengah Kesepakatan Gencatan dengan Hamas, 80 Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Jumat, 17 Januari 2025 | 15:05 WIB
Serangan yang dilakukan Israel ke Gaza di tengah gencatan senjata (Foto Tangkap layar NBC News)

Fase Pertama

Berlaku selama 6 minggu dan akan melibatkan pertukaran tahanan terbatas, penarikan sebagian pasukan Israel di Gaza, dan gelombang bantuan ke wilayah tersebut.

33 tawanan Israel, termasuk wanita, anak-anak dan warga sipil berusia di atas 50 tahun yang ditangkap selama serangan pimpinan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober 2023 akan dibebaskan.

Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan lebih banyak tahanan Palestina selama fase ini, termasuk tahanan yang menjalani hukuman seumur hidup.


Di antara warga Palestina yang dibebaskan, ada sekitar 1000 orang yang ditahan setelah tanggal 7 Oktober

Fase Kedua

Rincian fase kedua dan ketiga, meskipun pada prinsipnya telah disepakati akan dinegosiasikan saat fase pertama.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengatakan gencatan senjata akan terus berlanjut meskipun negosiasi tahap kedua dan ketiga melampaui enam minggu awal tahap pertama.

Jika persyaratan untuk tahap kedua telah dipenuhi, Hamas akan melepaskan semua tawanan yang masih hidup.

Tawanan yang sebagian besar tentara laki-laki itu adalah sebagai imbalan atas pembebasan lebih banyak warga Palestina yang ditahan di penjara Israel.

Selain itu, menurut dokumen saat ini, Israel akan memulai penarikan penuh dari Gaza.

Fase Ketiga

Belum jelas bagaimana kesepakatan di fase ketiga ini.

Jika persyaratan tahap kedua terpenuhi, pada tahap ketiga jenazah para tawanan yang tersisa akan diserahkan sebagai imbalan atas rencana rekonstruksi tiga hingga lima tahun yang akan dilakukan di bawah pengawasan internasional.

Saat ini belum ada kesepakatan mengenai siapa yang akan mengatur segala administrasi di Gaza setelah gencatan senjata.

Halaman:

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB