“Kami akan membawa pelaku bejat ini ke pengadilan,” tulis Noem dalam unggahan di platform X.
Di sisi lain, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, juga mengecam keras serangan ini dan menyebutnya sebagai aksi terorisme anti-Semit yang tercela.
“Menyerang diplomat dan komunitas Yahudi adalah tindakan yang melewati batas,” tulis Danon di X pada Kamis 22 Mei 2025.
“Kami percaya bahwa otoritas AS akan mengambil langkah tegas terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan ini,” lanjut keterangannya.*