Selasa, 21 April 2026

Dua Staf Kedutaan Israel Tewas Ditembak di Washington, Pelaku Teriakkan ‘Bebaskan Palestina

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Kamis, 22 Mei 2025 | 18:00 WIB
Potret Dua staf Kedubes Israel tewas ditembak di DC. Pelaku teriak "Bebaskan Palestina", motif antisemitisme disorot Trump & pejabat AS. (Foto Istimewa)
Potret Dua staf Kedubes Israel tewas ditembak di DC. Pelaku teriak "Bebaskan Palestina", motif antisemitisme disorot Trump & pejabat AS. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Dua staf Kedutaan Besar Israel di Washington, DC, tewas dalam insiden penembakan yang terjadi di luar sebuah acara di Museum Yahudi pada Rabu 21 Mei 2025.

Penembakan terjadi di kawasan persimpangan Jalan 3rd dan F, Northwest Washington, tak jauh dari museum, kantor FBI setempat, dan kantor Kejaksaan AS.

Kedua korban merupakan seorang pria dan seorang wanita yang diketahui sebagai pasangan muda yang sedang merencanakan pertunangan, demikian disampaikan Duta Besar Israel.

Baca Juga: Momen Aksi Bela Palestina di Kedubes AS, Terbentang Spanduk Bergambar Buah Semangka: Tanda Solidaritas RI untuk Gaza

Juru bicara Kedutaan Besar Israel, Tal Naim Cohen, mengatakan kedua korban ditembak dari jarak dekat saat menghadiri acara komunitas Yahudi di museum tersebut.

Kepala Kepolisian Metropolitan Washington, Pamela Smith, menyatakan bahwa pelaku terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi sebelum acara dimulai.

Tersangka, yang diidentifikasi sementara sebagai Elias Rodriguez (30 tahun), langsung ditangkap usai kejadian. Saat diamankan, ia meneriakkan seruan, “Bebaskan Palestina, Bebaskan Palestina.”

Baca Juga: Prabowo Ungkap Alasan Inisiasi Beasiswa Anak Palestina: Mereka Harus Selamat, Sehat, Terdidik

Menurut polisi, Rodriguez tidak memiliki riwayat kriminal atau kontak sebelumnya dengan aparat penegak hukum.

Insiden ini pun memicu gelombang kecaman dari berbagai pejabat tinggi, salah satunya Presiden AS Donald Trump.

Donald Trump menyebut penembakan tersebut sebagai kejahatan antisemitisme.

Baca Juga: Prabowo Apresiasi Peran Baznas untuk Palestina

“Pembunuhan mengerikan di DC ini, yang jelas-jelas berdasarkan antisemitisme, harus diakhiri, Sekarang! Kebencian dan Radikalisme tidak punya tempat di AS,” tulis Trump di Truth Social, Kamis 22 Mei 2025.

Sementara itu, Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Kristi Noem, juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memproses pelaku secara hukum.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X