Selasa, 21 April 2026

Apakah Disuntik Membatalkan Puasa? Jangan Keliru! Berikut Penjelasannya Menurut Pendapat Ulama

Photo Author
Ayuni FS, FajarSukabumi.com
- Minggu, 2 Maret 2025 | 08:40 WIB
Ilustrasi disuntik - apakah disuntik membatalkan puasa? (Ayuni FS )
Ilustrasi disuntik - apakah disuntik membatalkan puasa? (Ayuni FS )

FAJARSUKABUMI - Apakah disuntik dapat membatalkan puasa? Pertanyaan ini banyak dipertanyakan dikalangan masyarakat yang masih bingung mengenai jawaban yang tepat tentang hal ini.

Sebagaimana saat ini umat muslim telah memasuki bulan Ramadhan, maka banyak persoalan seputar Ramadhan yang banyak dipertanyakan.

Di dalam al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab Karya Al Iman An-Nawawi Ad-Dimsyaqi sebuah kitab yang cukup representatif bagi mazhab Syafi’i dijelaskan bahwa:

Baca Juga: Hukum Sahur Dalam Keadaan Zunub, Apakah Puasa Tetap Sah? Berikut Penjelasannya

Seandainya terdapat obat yang masuk ke dalam pangkal paha, baik menggunakan pisau atau yang lainnya (suntik) kemudian sari obat tersebut masuk ke dalam tubuh, maka hal ini tidak membatalkan puasa.

Alasannya adalah karena pangkal paha bukanlah bagian jauf atau saluran yang mengarah ke dalam perut.

Dr.Syaikh Yusuf al-Qardhawi juga pernah memberikan fatwanya terkait hal ini:

Menurutnya keduanya, baik suntik maupun infus secara fiqih tidak membatalkan puasa karena tidak melalui jalur ma’idah (perut besar/rongga perut), akan tetapi efek yang ditimbulkan khususnya infus yang membuat tubuh kembali segar mengakibatkan infus perlu dihindari pada saat menjalankan puasa.

Baca Juga: Waktunya Singkat Namun Penuh Rahmat! Berikut Ini Keutamaan Waktu Antara Maghrib Dan Isya

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa ada beberapa ulama kontemporer yang menyebutkan bahwa keduanya membatalkan puasa. 

Asumsinya adalah: meskipun keduanya tidak melalui jalur rongga perut, akan tetapi zat tersebut langsung diarahkan ke darah yang fungsinya adalah mengalirkan nutrisi atau sari-sari makanan ke seluruh bagian tubuh.

Ulama kontemporer lain yang membolehkannya beralasan: meskipun zatnya langsung masuk ke darah, tetap saja ia tidak melalui rongga perut.

Baca Juga: Jangan Disepelekan, Inilah Keutamaan Dan Keistimewaan Shalat Di Masjid Yang Jarang Diketahui

Sebab tanpa melalui rongga perut seseorang tidak akan merasakan kenyang, lega (setelah haus), padahal yang dituntut dari mengerjakan puasa adalah menahan syahwat perut dan birahi.

Halaman:

Editor: Ayuni FS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X