Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak terburu-buru mengeluarkan asumsi atau komentar yang tidak empati terkait insiden ini.
"Akhir kata, saya berharap kawan-kawan dapat menahan jempolnya untuk mengeluarkan asumsi, teori, apalagi komentar nirempati," lanjutnya.
"Beri ruang untuk keluarga dan kerabat yang berpulang untuk berduka. Terima kasih banyak atas perhatiannya. Salam lestari, Fiersa Besari," tutupnya.
Sebelumnya, dalam beberapa hari terakhir, ramai pemberitaan mengenai dua pendaki yang meninggal dunia saat mendaki Puncak Carstensz.
Korban yang meninggal dunia adalah Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono.
Berdasarkan kronologi yang dirilis oleh pihak kepolisian dan tim evakuasi setempat, Lilie dan Elsa merupakan bagian dari rombongan sepuluh pendaki yang mendaki Carstensz dengan didampingi lima pemandu.
Fiersa Besari diketahui turut melakukan pendakian di waktu yang sama, namun melalui jasa operator tur yang berbeda dari tim Lilie dan Elsa.
Fiersa memastikan dirinya dalam keadaan selamat. Saat ini, Fiersa dikabarkan masih berada di Timika, Papua Tengah.
Artikel Terkait
Pernah Jadi Makcomblang? Ternyata Ini Keutamaan Membantu Menjodohkan Orang Lain Yang Jarang Diketahui
Kondisi Terkini Fiersa Besari yang Dievakuasi dari Puncak Cartensz, Begini Insiden yang Dialami Tim Ekspedisi yang Diikuti sang Musisi
Kronologi Insiden yang Dialami Fiersa Besari di Puncak Cartensz, Tim Ekspedisi Alami Kondisi Bahaya saat Turun Gunung
Ungkapan Istri Fiersa Besari yang Menanti Kepulangan Tim Ekspedisi Puncak Cartensz di Hari Ulang Tahun sang Suami
Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke 6 Hingga Malam Ke 10 di Kitab Durratun Nasihin