Ia justru menginginkan keadilan dan meminta agar semua tuduhan diuji dengan bukti yang valid.
"Dan perselingkuhan, itu juga dibuktikannya sulit. Anda buktikan perselingkuhan itu dengan cara yang benar-benar adil. Jadi, jangan mengarahkan ke hal-hal yang melemahkan Paula. Dia punya hak bicara, dia punya hak dalam pengasuhan anak," imbuhnya.
Paula sendiri memilih untuk tidak menanggapi langsung pernyataan Baim.
Ia justru menunjukkan sikap tenang melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahannya, Paula menuliskan pesan reflektif tentang menemukan kebahagiaan dalam ketenangan.
"#allahummabarik Find joy in the calm moments," tulis Paula.
Paula juga membagikan ulang video ceramah dari Ustaz Irfan Rizki Haas yang berbicara tentang pentingnya fokus memperbaiki diri di tengah fitnah dan pembicaraan negatif.
"Orang yang memfitnah kita, orang yang membicarakan kita di belakang, orang yang terus menjatuhkan harkat martabat kita, beliau mungkin membahayakan kita di dunia tapi kalau kita mau sadari fitnah mereka, ghibah mereka, sejatinya itu menguntungkan kita di akhirat. Maka biarkan mereka sibuk dengan urusan mereka dan kita sibuk untuk memperbaiki diri," bunyi ceramah tersebut.
Dengan dua sudut pandang yang berbeda, perdebatan seputar tuduhan Baim Wong terhadap Paula Verhoeven masih terus berlanjut.
Masyarakat kini menunggu bagaimana persidangan ini akan berjalan dan apakah kedua pihak dapat mencapai kesepakatan yang adil demi kepentingan anak-anak mereka.
Artikel Terkait
Menilik Lagi Pernyataan Baim Wong dan Paula Verhoeven Tentang Pembagian Waktu dengan Anak-anaknya Usai Sidang Cerai Terbaru, Bertolak Belakang?
Menyoal Izin Bersama Dua Anaknya, Pengacara Baim Wong dan Paula Verhoeven Beri Pernyataan Berbeda
Baim Wong Klaim Paula Verhoeven yang Menolak untuk Asuh Kedua Anaknya Bersama Pasca Cerai: Saya Bingung, Hakim Juga Bingung
Baim Wong Beberkan Upaya Jaga Bonding Anak dengan Paula Verhoeven, Rutinitas yang Dilakukan Saat Bangun dan Sebelum Tidur
Beredar Rekaman Suara Diduga Baim Wong yang Marahi Paula Verhoeven dan Asistennya: Ini Mau Ngapain?