Selasa, 21 April 2026

Disebut Ketakutan Bertemu Ibunya, Anak-anak Baim Wong dan Paula Verhoeven Bisa Saja Alami Dampak Psikologis Serius dalam Perkara Perceraian Orang Tuan

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Senin, 24 Maret 2025 | 13:35 WIB
 (Foto Ist)
(Foto Ist)

1. Kecemasan dan Ketidakpastian
Anak-anak bisa mengalami kecemasan karena merasa kehilangan stabilitas dalam hidup mereka. Mereka mungkin takut tidak bisa lagi melihat salah satu orang tuanya secara rutin.

2. Rasa Bersalah dan Duka
Anak-anak sering kali merasa bahwa mereka adalah penyebab perceraian orang tua mereka. Hal ini dapat menyebabkan perasaan bersalah dan kesedihan yang mendalam.

3. Penurunan Prestasi Akademik
Perubahan dalam keluarga dapat mengganggu konsentrasi anak di sekolah, sehingga berdampak pada prestasi akademik mereka.

4. Gangguan Perilaku
Anak-anak yang mengalami perceraian orang tua cenderung lebih rentan terhadap perilaku agresif, mudah marah, atau menarik diri dari lingkungan sosialnya.

Psikolog asal Kanada, Arthur Leonoff, dalam bukunya The Good Divorce, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan emosional anak selama proses perceraian.

Menurutnya, citra mental anak tentang dirinya bersama kedua orang tua harus tetap terjaga agar tidak mengganggu perkembangan psikologisnya.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X