Ia menilai bahwa insiden ini adalah bagian dari strategi konten yang sengaja dibuat untuk meraup keuntungan pribadi.
"Wong kito yang salah? Tidak, memang dia sengaja. Itu salah satu hal yang kalau dilihat oleh anak-anak yang belum cukup umur, akan menganggap itu benar. Padahal itu orang yang cari uang," ujar Herman Deru dalam sebuah acara pengajian, Sabtu 22 Maret 2025.
Menurutnya, video yang viral tersebut telah menimbulkan dampak negatif terhadap citra masyarakat Palembang, seolah-olah warganya tidak tertib dan rakus.
"Kita dipermalukan. Tapi kalau aku adalah orang yang tidak paham dengan kejadian ini, aku tidak akan menyalahkan sedulur-dulur kita yang mengambil," katanya.
Herman Deru juga menegaskan bahwa nama baik Palembang tidak boleh dirusak hanya karena sebuah konten.
"Saya minta jangan rusak nama Palembang hanya karena untuk membuat konten oleh si pelaku, (Willie Salim). Justru harusnya kita angkat kebaikan-kebaikan daerah, jangan membuat konten yang merugikan nama daerah," tegasnya.
"Saya tidak rela nama Palembang dirusak-rusak hanya karena konten daging sepanci. Terlalu terhormat orang Sumatera Selatan, khususnya Palembang, hanya gara-gara daging sepanci," imbuhnya.
Artikel Terkait
Kepala BGN Singgung PSSI ‘Sulit Menang’ karena Gizi Makanannya Kurang: Main 90 Menit Berat, Gizinya Tidak Bagus
Kedatangannya ke Rumah Baim Wong Disebut Kembali Ditolak Anak-anak, Paula Verhoeven Minta Didoakan
Akui Dirinya Tak Pernah Larang Paula Bertemu Anak-anak, Baim Wong: Saya Laki-laki Sebenarnya Mau Bebas
Disebut Ketakutan Bertemu Ibunya, Anak-anak Baim Wong dan Paula Verhoeven Bisa Saja Alami Dampak Psikologis Serius dalam Perkara Perceraian Orang Tuan
Prabowo Bahas Pengembangan Pendidikan Islam Bersama Ustaz Adi Hidayat dan Perwakilan Al Azhar Kairo