FAJARSUKABUMI - Shalat Idul Fitri menandai selesainya Ramadhan dan memasuki bulan Syawal.
Di bulan Syawal ini, umat muslim masih bisa melanjutkan berpuasa, yakni puasa sunnah 6 hari.
Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal ini merupakan anjuran dari sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim.
“Barangsiapa puasa Ramadhan, kemudian ia sertakan dengan puasa enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh,” (HR Muslim).
Puasa Syawal ini bisa dilakukan berturut-turut atau terpisah selama di bulan Syawal.
Lalu, bagaimana pelaksanaannya apabila kita memiliki hutang puasa Ramadhan? Apakah mengganti puasa Ramadhan lebih dahulu atau puasa Syawal lebih dahulu?
Mengganti Puasa Ramadhan Lebih Dahulu
Mengganti puasa Ramadhan atau mengqadha puasa dilakukan lebih dulu dibanding puasa Syawal.
Ini bisa dilakukan oleh orang-orang yang kuat dalam menjalankan puasa, seperti yang saat Ramadhan sedang haid, sakit yang sudah sembuh, dan musafir.
Pandangan ini berdasarkan pada keyakinan bahwa amalan sunnah tidak diterima jika kewajibannya belum diselesaikan, mengingat puasa Ramadhan adalah ibadah wajib.
Mendahulukan Puasa 6 Hari Bulan Syawal
Artikel Terkait
Jadi Orang Pertama yang Kenalkan Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Ayu Aulia Bantah Adanya Perselingkuhan
Lisa Mariana Klaim Ibunya Stroke Usai Dibentak Tim Ridwan Kamil
Namanya Diseret Atas Dugaan Perselingkuhan Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Ayu Aulia Sebut Pertemuan Keduanya Terjadi saat Lisa Sudah Hamil
Banyaknya Ormas Palak THR Jelang Idulfitri Ditanggapi Sosiolog UGM: Ketimpangan Sosial Makin Melebar
Ustaz Abdul Somad Ikut Komentari Dugaan Settingan Hilangnya Rendang di Palembang: Memang Rendang Konspirasi