FAJARSUKABUMI - Pengacara kenamaan Indonesia, Hotma Sitompul tutup usia pada Rabu, 16 April 2025.
Mengenang kepergiannya, anak mendiang Hotma, Ditho Sitompul mengungkap sifat asli sang ayah yang kerap berbicara manis kepadanya.
Padahal, publik acapkali menyoroti Hotma yang tegas saat beraksi sebagai advokat di meja hijau.
Baca Juga: Pesan Terakhir Hotma Sitompul Sebelum Wafat, Ada Hubungannya dengan Warga Miskin dan Teraniaya
Ditho menyoroti sifat mendiang Hotma justru berbanding terbaik saat dirinya berinteraksi bersama keluarga tercinta.
Selain itu, Ditho menilai ayahnya sangat baik bahkan tidak pernah kasar sama sekali terhadap keluarganya.
Hal tersebut tampak dari cara pengacara kondang itu selalu mendidik anaknya dengan cara yang baik bahkan berbicara dengan nada yang lembut.
Baca Juga: Musrenbang Kota Sukabumi Kali Ini Menjadi Momen Penting, Ini Alasannya
"Di mata keluarga mungkin orang lihat di media 'galak' atau suka dengan nada tinggi saat di meja hijau," tutur Ditho saat konferensi pers di rumah duka kawasan Antasari, Jakarta Selatan, pada Kamis, 17 April 2025.
"Tapi bagi kami sekeluarga apalagi saya pribadi dipukul, disentil, nggak pernah. Beliau benar-benar kalau ke saya ngomongnya manis sekali," terangnya.
Ditho kemudian menyebut, Hotma tidak hanya dikenal sebagai pengacara yang hebat karena telah memenangkan banyak kasus, melainkan juga sosok ayah yang baik bagi anak-anaknya.
Di sisi lain, Ditho merasakan loyalitas sang ayah terhadap dunia hukum di Indonesia, seraya berharap bisa meneruskan jejak sang ayah dalam hal membela keadilan di Indonesia.
"Jadi bagi saya Papa (Hotma) sosok yang luar biasa udah melakukan yang terbaik menjadi seorang ayah buat kami semua," sebut Ditho.
Artikel Terkait
Dalam Pisah Sambut Bupati Sukabumi, Ketua DPRD Puji Marwan Hamami, Ternyata Ini Alasannya
Ayep Zaki Unggulkan Program Wakaf
Musrenbang Kota Sukabumi Kali Ini Menjadi Momen Penting, Ini Alasannya
Meriah, Budaya Rakyat 2025 Warnai Pisah Sambut Bupati Sukabumi di Tengah Deru Modernisasi
Pesan Terakhir Hotma Sitompul Sebelum Wafat, Ada Hubungannya dengan Warga Miskin dan Teraniaya