FAJARSUKABUMI - Bhabinkamtibmas Desa Karangjaya Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Bripka Lutfhi Herdiansyah, menyisihkan gajinya memperbaiki sebuah musala di Kampung Ciwangun. Sebelumnya, kondisi musala cukup memprihatinkan karena hanya terbuat dari bahan seadanya.
Lutfhi pun tergerak merenovasinya. Apalagi dengan kondisi musala yang cukup memprihatinkan itu, ternyata masih digunakan anak-anak kampung setempat untuk mengaji.
Lutfhi menceritakan, akses ke Kampung Ciwangun masih jauh dari kata mulus. Pasalnya, menuju ke kampung tersebut harus melewati kebun warga dengan kondisi jalan sebagian besar berupa tanah.
Baca Juga: Kades di Sukabumi Ditangkap Polisi, Ternyata Terjerat Kasus Ini
"Kalau dari jalan besar sekitar tiga kilometer. Jalannya hanya cukup untuk sepeda motor. Sebagian jalannya masih tanah merah. Kalau hujan sudah tentu licin," kata Lutfhi, Jumat, 16 Mei 2025.
Di kampung itu Lutfhi mendapati sebuah musala berbahan bambu, kayu, dan bilik. Bangunannya mirip rumah panggung berukuran sekitar 6x4 meter persegi.
Meskipun kondisinya seperti tak terawat, tapi musala itu sehari-hari masih digunakan anak-anak kampung setempat belajar mengaji Alquran. Lutfhi terenyuh melihat kondisi itu.
Baca Juga: Polres Sukabumi Ungkap Kasus Pemerasan Berkedok Wartawan dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025
Dia pun berniat merenovasi musala. Salah satunya dengan menyisihkan sebagian gajinya membeli berbagai material yang dibutuhkan merenovasi.
"Apalagi di kampung ini cukup jauh kalau ke masjid. Alhamdulillah, ada rezekinya untuk merenovasi," ungkap dia.
Pengerjaan renovasi memakan waktu hampir sepekan. Pada Jumat, 9 Mei 2025, renovasi musala pun selesai. Kemudian hasil kesepakatan warga, musalanya dinamai Madrasah Bhabinkamtibmas.
Baca Juga: Polres Sukabumi Kembali Gelar Layanan SIM Keliling di Bojong Genteng, Selasa 15 April 2025
Kepala Dusun Ciwangun, Iwan Setiawan, mengapresiasi upaya dan perhatian Bripka Lutfhi Herdiansyah yang merenovasi musala merangkap madrasah. Selama ini, musala itu digunakan pengajian anak-anak dan ibu-ibu di kampung setempat.
"Memang selama ini kurang terawat. Biasanya anak-anak setiap hari ngaji. Kalau ibu-ibu pengajiannya seminggu sekali," terang Iwan.
Iwan mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Terlebih, saat ini musala sudah dilengkapi dengan Alquran serta karpet, sehingga lebih nyaman saat digunakan.
Artikel Terkait
Polres Sukabumi Luncurkan Program Pekarangan Pangan Lestari untuk Ketahanan Pangan
Polres Sukabumi Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Bencana Alam di Palabuhanratu
Polres Sukabumi Kembali Gelar Layanan SIM Keliling di Bojong Genteng, Selasa 15 April 2025