Selasa, 21 April 2026

Banjir Genang Semarang hingga Grobogan, Gubernur Jateng Kini Bikin Sodetan di Titik Rawan hingga Dapur Umum Warga

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Sabtu, 25 Oktober 2025 | 15:49 WIB
Potret Menyoroti bencana banjir yang menggenang wilayah Semarang hingga Grobogan di Jawa Tengah. (Foto Dok. Pemprov Jateng)
Potret Menyoroti bencana banjir yang menggenang wilayah Semarang hingga Grobogan di Jawa Tengah. (Foto Dok. Pemprov Jateng)

FAJARSUKABUMI - Banjir besar yang melanda wilayah Pantura Jawa Tengah (Jateng) merendam sejumlah titik di Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan Grobogan.

Terkini, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan seluruh organisasi perangkat daerah sudah bergerak sejak hari pertama banjir terjadi.

“Kita akan lakukan pantauan terus dengan seluruh OPD serta jajaran di Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Secara tidak langsung provinsi dan kabupaten kota akan kerja sama,” kata Luthfi kepada awak media di Semarang, Jateng, pada Sabtu 25 Oktober 2025.

Baca Juga: Judoka Putri Kabupaten Cianjur Raih Medali Emas pada Babak Kualifikasi Porprov Jabar di Kota Bogor

Luthfi meminta agar seluruh dinas fokus menangani wilayah terdampak. Pemerintah juga menyiapkan langkah-langkah darurat seperti pendirian dapur umum, penambahan pompa penyedot air, serta petugas lalu lintas di jalur tergenang.

“Terkait banjir di Semarang dan Demak, seluruh Organisasi Perangkat Daerah sudah kita turunkan,” ujarnya.

Hujan ekstrem yang mengguyur sejak pertengahan pekan ini, menyebabkan air meluap di sejumlah jalan utama, termasuk jalur Pantura Semarang yang sempat lumpuh.

Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Dorong Ekonomi RW Lewat Budidaya Ikan Hias

Berdasarkan laporan Pemprov Jateng pada Sabtu, 25 Oktober 2025, sejumlah kendaraan besar terjebak hingga berjam-jam di tengah genangan. Berikut ini ulasannya.

8 Armada Pompa Air Dikerahkan Siang Malam

Kepala Pusdataru Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro menjelaskan, total 8 armada pompa air dikerahkan untuk mempercepat penurunan permukaan air.

Mesin pompa itu disebut telah beroperasi penuh selama 24 jam dengan kapasitas hingga 1.900 liter air per detik.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Bertahan di Rp 2,54 Juta per Gram

“Pompa terpasang di sejumlah titik, satu di Kali Tenggang, dua di Terboyo, dan tiga di Kali Sringin. Dua lainnya akan dipasang di lokasi efektif bekerja sama dengan BBWS,” kata Henggar di Semarang, Jateng, pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X