FAJARSUKABUMI - Banjir bandang dan longsor di Sumatera meninggalkan duka mendalam bagi warga 3 di provinsi yang terdampak.
Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat saat ini masih terus menantikan bantuan, baik dari pemerintah maupun relawan.
Kisah pilu korban selamat pun menjadi cerita dahsyatnya banjir dan longsor yang menerjang pemukiman mereka.
Baca Juga: 1.066 Relawan BUMN Dikerahkan ke Sumatera, Fokus Pemulihan Bencana Aceh
Tak hanya harta benda, nyawa pun hilang dalam bencana Sumatera ini.
Salah satu kisah tentang warga yang kehilangan anggota keluarga diungkap oleh seorang ayah di Garoga, Tapanuli Selatan.
Anak 2 Tahunnya Meninggal karena Terlepas saat Menyusu
Diunggah oleh akun Instagram @sibangzul_ pada Minggu, 21 Desember 2025, seorang ayah bercerita bahwa anaknya menjadi salah satu korban banjir.
Baca Juga: Momen Hari Ini, Begini Pesan Bupati Sukabumi
Anaknya yang bernama Mumtaz, baru berusia 2 tahun dan sedang menyusu pada ibunya saat air beserta kayu gelondongan menghantam rumahnya.
“Mumtaz, bayi 2 tahun yang lepas dari pelukan ibunya yang lagi menyusui saat banjir bandang di Garoga, Tapteng,” tulis keterangan dalam video itu.
“Waktu banjir datang, ibu dan Mumtaza hanyut terseret arus, lagi nyusui sambil digendong. Kondisi Mumtaz lagi nangis, tiba-tiba air sungai naik dan langsung bawa gelondongan kayu,” ucap sang ayah dalam video tersebut.
Baca Juga: Geser Persija Jakarta, Persib Bandung Sukses Naik Ke Posisi 2 Setelah Tumbangkan Bhayangkara FC
Artikel Terkait
Detik-detik Banjir Bandang Terjang Guci Tegal, Pancuran 5 dan 13 Dilaporkan Rusak Parah
Tumbangkan PSM Makassar, Malut United Salip Persib Bandung di Posisi Ketiga Klasemen Sementara
Puluhan UMKM Ramaikan Sukabumi Fashion and Culinary Nite Festival 2025, Dorong Ekonomi Lokal
Dorong UMKM dan Gaya Hidup Sehat, Jalan Ahmad Yani Sukabumi Resmi Jadi Area Car Free Day
Puluhan Tim Perebutkan Trophy Tournament Basketball BAPORA PP 02
Geser Persija Jakarta, Persib Bandung Sukses Naik Ke Posisi 2 Setelah Tumbangkan Bhayangkara FC
Momen Hari Ini, Begini Pesan Bupati Sukabumi