FAJARSUKABUMI - Bagi sebagian orang, Sabtu merupakan hari libur. Apalagi,sejumlah tempat kerja waktu bekerjanya hanya Senin sampai Jumat.
Momen libur tersebut, alangkah lebih baik dijadikan ajang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal itu tentu saja dengan memperbanyak ibadah kepada Allah. Salah satu ibadah yang dapat dilakukan di pagi hari ialah solat dhuha.
Solat dhuha bisa dilakukan sebelum beraktivitas. Apalagi, solat dhuha ini tidaklah susah. Bahkan, minimal solat sunat ini, dua rokaat.
Baca Juga: Bingung Pilih Sarapan, Sudah Bikin Nasi Goreng Ini Saja.
Selain tidak sulit melaksanakannnya, solat dhuha ini memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi seluruh umat Muslim.
Maka dari itu, sangatlah penting bagi umat Muslim untuk mengetahui tata cara Sholat Dhuha yang benar.
Sebelum melaksanakan Sholat Dhuha 2 rakaat, terdapat niat yang wajib dibaca terlebih dahulu.
Baca Juga: Naik Lagi, Harga Bawang Merah di Kota Sukabumi Tembus Rp40 Ribu per Kg
Niat tersebut adalah Ushalli sunnatadh Dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Artinya: “Aku niat sholat sunah dhuha dua rakaat karena Allah ta'ala.”
Setelah membaca niat, langsung melaksanakan solat dhuha 2 rakaat. Hal itu bisa langsung takbiratul ihram , membaca surat Al-Fatihah,Membaca surat pendek, dianjurkan membaca surat Ad-Dhuha di rakaat pertama dan surah lainnya di rakaat kedua, Rukuk dengan tuma'ninah, I'tidal dengan tuma'ninah, Sujud dengan tuma'ninah, Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah, Sujud kedua dengan tuma’ninah,Tasyahud Akhir dengan tuma'ninah Salam dan Membaca doa solat dhuha
Bacaan Doa Setelah solat dhuha ialah
Baca Juga: Bingung Cari Tempat Prewedding Outdoor, Cobain di Pantai Batu Panganten
Allahumma innad Dhuhaa Dhuha uka, wal bahaa bahaa-uka, wal jamaala jamaa-luka, wal quwwaata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ishmata ishmatuka. Allahumma inkaana rizqi fis-samaa-i fa-anzilhu, wainkaana fil-ardli fa akhrijhu, wainkaana mu'siron fayassirhu, wainkaana harooman fathohhirhu, wainkaana ba'iidan faqorribhu, bihaqqi Dhuhaaika, wabahaaika, wajaamalika, waquwwatika, waqudrotika, aatini maa'ataita 'ibaadakash-sholihiin.
Artinya: "Ya Allah sesungguhnya waktu Dhuha adalah Dhuha-Mu, dan keindahan adalah keindahan-Mu, dan kebagusan adalah kebagusan-Mu, dan kemampuan adalah kemampuan-Mu, dan kekuatan adalah kekuatan-Mu, serta perlindungan adalah perlindungan-Mu.”
Artikel Terkait
Asal-Usul Curug Cimarinjung Dibalik Keindahannya
Kolam Retensi Digadang-gadang Bisa Atasi Banjir di Kota Sukabumi, Bagaimana Kabarnya?
Bingung Cari Tempat Prewedding Outdoor, Cobain di Pantai Batu Panganten
Naik Lagi, Harga Bawang Merah di Kota Sukabumi Tembus Rp40 Ribu per Kg
Bingung Pilih Sarapan, Sudah Bikin Nasi Goreng Ini Saja.