FAJARSUKABUMI - Pembangunan kolam retensi di kawasan Terminal KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi masih berprogres. Keberadaannya diharapkan bisa mengatasi masalah banjir, seperti yang terjadi pada Selasa, 5 November 2024.
Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji berkesempatan mengunjungi lokasi pembangunan kolam retensi, Jumat, 8 November 2024. Di lokasi, Kusmana melihat langsung progres pembangunannya sekaligus mengapresiasi keberadaannya.
"Alhamdulillah, saya melihat langsung embung atau kolam retensi yang telah mulai berfungsi sejak proses pembangunannya,” ujar Kusmana di sela kunjungan dikutip dari laman kdp.sukabumikota.go.id, Jumat, 8 November 2024.
Baca Juga: Pasca Banjir, Waspada Penyakit Ini Rawan Muncul
Kolam retensi akan jadi solusi mengatasi banjir. Terutama di seputar kawasan Terminal KH Ahmad Sanusi yang selama ini menjadi daerah langganan banjir setiap kali hujan.
Kolam retensi memiliki kapasitas tampung yang besar dengan kedalaman mencapai 5-6 meter. Kapasitasnya dirancang bisa debit menampung air hujan dengan volume besar.
Selain menampung air, kolam ini dilengkapi dengan sistem pengaturan debit yang memungkinkan air dialirkan secara terkontrol. Sehingga, nantinya dapat mencegah air meluap ke pemukiman sekitar saat intensitas curah hujan meningkat.
Baca Juga: Wilayah Terdampak Bencana Bertambah jadi 112 Lokasi Tersebar di 7 Kecamatan
"Daerah ini memang sering terjadi banjir. Saya kira dengan adanya kolam retensi, maka jadi solusi efektif mengendalikan debit air saat curah hujan tinggi," tuturnya.
Artikel Terkait
Pj Gubernur Kaget Melihat Dampak Kerusakan Akibat Cuaca Ekstrem di Kota Sukabumi
Bagaimana Nasib Warga Terdampak Cuaca Ekstrem di Kota Sukabumi? Begini Kata Pj Wali Kota
Wilayah Terdampak Bencana Bertambah jadi 112 Lokasi Tersebar di 7 Kecamatan
Antisipasi Penyebaran Penyakit Pascabencana, PMI Kota Sukabumi Gercep Semprotkan Disinfektan
Pasca Banjir, Waspada Penyakit Ini Rawan Muncul