Selasa, 21 April 2026

10 November Diperingati Hari Pahlawan, Ternyata Ini Sejarahnya

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Minggu, 10 November 2024 | 09:10 WIB
 (Kementeraian Sosial RI)
(Kementeraian Sosial RI)

FAJARSUKABUMI - Setiap 10 November, Bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Pahlawan. Pada tanggal tersebut, merupakan peristiwa yang heroik bagi Bangsa Indonesia di Surabaya. Apalagi di 10 November 1945 itu, banyak orang yang berguguran.

Untuk itu, 10 November ditandai sebagai Hari Pahlawan Nasional yang diperingati setiap tahunnya. Tujuan dari peringatan Hari Pahlawan adalah untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Dikutip dari Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024 yang dirilis Kementerian Sosial RI, 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan karena pada 10 November 1945 terjadi pertempuran besar antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Inggris.

Baca Juga: Ingin Pagimu Ceria, Cobalah Lakukan Hal Ini

Pertempuran tersebut adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing. Saat itu, kondisi Indonesia masih belum stabil setelah deklarasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Perang tersebut juga menjadi pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah revolusi nasional Indonesia. Pertempuran itu pun menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

Bentrokan pihak Indonesia dan tentara Inggris di Surabaya memuncak ketika Brigadir Jenderal Mallaby (Pimpinan Tentara Inggris untuk Jawa Timur) tewas pada 30 Oktober 1945. Pihak Inggris pun marah kepada pihak Indonesia.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Kembali Landa Kota Sukabumi, 17 Titik Dilaporkan Terdampak Bencana

Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh pengganti Mallaby lantas mengeluarkan ultimatum pada 10 November 1945 yang meminta pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan pada tentara AFNEI dan administrasi NICA.

Tak hanya itu, mereka juga mengancam akan menggempur Surabaya dari darat, laut, dan udara apabila tidak mengikuti perintah Inggris.

Mereka juga meminta pihak Indonesia harus datang tanggal 10 November 1945 pukul 06.00 pagi pada tempat yang telah ditentukan. Namun, semua ultimatum itu tidak diindahkan oleh pihak Indonesia.

Baca Juga: Pantai Cikadal Tak Tersentuh Pembangunan, Ini Jawaban Bupati Sukabumi

Akibatnya, terjadilah pertempuran Surabaya yang sangat besar pada 10 November 1945. Pertempuran yang terjadi selama kurang lebih tiga minggu itupun menyebabkan 20.000 rakyat Surabaya menjadi korban, sebagian besar warga sipil.

 

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X