FAJARSUKABUMI-Tahun baru selalu menjadi momen istimewa untuk merefleksikan perjalanan hidup sekaligus semangat mewujudkan cita-cita dan keinginan. Baik itu sebuah pekerjaan, pasangan, bahkan barang yang diinginkan.
Dalam Islam, terdapat beberapa cara untuk memohon dikabulkannya harapan atau keinginan. Salah satunya dengan mendirikan Solat hajat.
Sebagaimana diketahui, bahwa Solat hajat adalah ibadah sunnah yang dilakukan untuk memohon kebutuhan kepada Allah SWT.
Baca Juga: Garuda Wajib Waspada Meski Australia Tak Diperkuat Harry Souttar, Begini Kata Skuad Socceroos Soal Taktik hingga Mental Juara
Dilansir dari laman resmi Kementerian Agama RI Berikut tata cara solat hajat dan doa setelahnya :
Pertama, niat melaksanakan shalat hajat:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatal ḫâjati rak‘ataini ada'an lillahi ta'ala.
Artinya, "Aku menyengaja shalat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT".
Baca Juga: Para Pencinta Budaya Berkumpul di Palabuhanratu, Ini Yang Dilakukan Mereka
Solat sunah hajat sama seperti solat sunah pada umumnya. Pada rakaat pertama membaca Surat Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan membaca surat-surat pendek. Di rakaat kedua pun demikian.
Setelah selesai solat, dianjurkan untuk membaca shalawat dan doa sebagaimana berikut:
سُبْحَانَ الَّذِي لَبِسَ العِزَّ وَقَالَ بِهِ، سُبْحَانَ الَّذِي تَعَطَّفَ بِالمَجْدِ وَتَكَرَّمَ بِهِ، سُبْحَانَ ذِي العِزِّ وَالكَرَمِ، سُبْحَانَ ذِي الطَوْلِ أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ العِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ وَبِاسْمِكَ الأَعْظَمِ وَجَدِّكَ الأَعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ العَامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلَا فَاجِرٌ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Baca Juga: Jumlah Pengunjung Kabupaten Sukabumi di Malam Pergantian Tahun 2025 Turun Drastis
“Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana,”
Setelah itu, kemudian dianjurkan membaca doa Rasulullah saw sebagaimana riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim.
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الحَلِيمُ الكَرِيْمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَلِيُّ العَظِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْمِ والحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ
Artikel Terkait
Kasus Kriminal 2024 Wrapped: dari Pemerasan Oknum Polisi ke WNA hingga Oknum Komdigi yang ‘Dipelihara’ Judol
Golden Star Bertemu Thailand di Babak Final AFF 2024, Media Vietnam Ini Malah Sindir Timnas Indonesia yang Angkat Koper Sejak Fase Grup
Rilis Akhir Tahun, Kapolres AKBP Rita Suwadi Soroti Penurunan Kriminalitas dan Keberhasilan Pengungkapan Kasus
Jumlah Pengunjung Kabupaten Sukabumi di Malam Pergantian Tahun 2025 Turun Drastis
Ciletuh Berzikir Ajang Refleksi Tahun Baru 2025 Lebih Baik