Selasa, 21 April 2026

Sentilan ke PSSI usai Depak STY: Sederet Pelatih di Eropa Ini Bawa Timnasnya Juara Setelah Bertahun-tahun Bangun Skuad Terbaik

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Sabtu, 11 Januari 2025 | 19:30 WIB
Potret pelatih Shin Tae-yong saat masih menjadi juru taktik skuad Timnas Indonesia. (Foto Instagram.com/@shintaeyong7777)
Potret pelatih Shin Tae-yong saat masih menjadi juru taktik skuad Timnas Indonesia. (Foto Instagram.com/@shintaeyong7777)

Vladimir Petkovic menjadi pelatih utama Swiss pada Juli 2014 lalu. Selama menjadi kepala pelatih Timnas Swiss, dia sukses menyulap tim itu menjadi lebih konsisten saat berkompetisi di kancah sepak bola internasional.

Timnas yang terkenal di Eropa dengan skuad yang minim bintang itu disulap Petkovic sebagai tim kuat yang mampu melewati babak grup pada Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018.

Skuad Swiss pun kian disegani berkat kelihaian Petkovic dalam mengatur strategi permainan.

Terbukti, Swiss dengan mudah melewati babak kualifikasi untuk tampil pada Piala Eropa 2022 atau setelah 7 tahun karier kepelatihan Petkovic.

Didier Deschamps - Timnas Perancis

Didier Deschamps ditunjuk untuk menangani Timnas Perancis pada Juli 2012 silam, kala itu dirinya menggantikan Laurent Blanc.

Di bawah arahan Deschamps, prestasi Les Blues (julukan Timnas Perancis) perlahan-lahan membaik, contohnya tim itu mampu mencapai babak perempat final pada Piala Dunia 2014.

Deschamps juga membawa Prancis mencapai babak final pada Piala Eropa 2016 sebelum akhirnya dikalahkan Portugal.

Puncak kariernya, Deschamps berhasil membuat Prancis meraih gelar Piala Dunia 2018 dengan mengalahkan Kroasia di partai final.

Pencapaian juara Perancis di bawah kepelatihan Deschamps itu terjadi setelah 13 tahun sang pelatih menangani Les Blues.

Koldo Alvarez - Timnas Andorra

Koldo Alvarez ditunjuk sebagai juru taktik Timnas Andorra pada Februari 2010 silam. Kala itu, timnasnya tengah terseok-seok di ranking terbawah FIFA.

Pada tahun 2017, Timnas Andorra di bawah arahan Koldo berhasil meraih kemenangan mereka sejak terakhir kali terjadi pada tahun 2004 lalu.

Keberhasilan Koldo meramu skuad terbaik membuatnya sosoknya tidak tergantikan lebih dari satu dekade atau 10 tahun berkarier bersama Timnas Andorra.

Joachim Loew - Timnas Jerman

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X