Di Distrik Binjiang, tempat sekolah tersebut berada, sebanyak 13 sekolah telah dipilih untuk menguji coba penggunaan meja-kursi lipat ini.
Upaya ini merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan siswa mendapatkan waktu istirahat yang memadai.
Menurut Li Haida, Kepala Departemen Pendidikan Distrik Beilun, lebih dari 10.000 set meja-kursi serbaguna telah disediakan di berbagai sekolah di wilayah tersebut.
Program serupa juga diterapkan di Sekolah Menengah No. 5 Guangzhou di Provinsi Guangdong, yang telah mendukung kebijakan tidur siang sejak lebih dari satu dekade lalu.
Siswa diajarkan untuk mengatur tikar tidur mereka secara mandiri, sehingga meningkatkan kesadaran akan manajemen diri.
Manfaat Tidur Siang: Bukti Ilmiah yang Mendukung
Penelitian menunjukkan bahwa tidur siang singkat, khususnya 20–30 menit, dapat meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan suasana hati.
National Sleep Foundation merekomendasikan durasi ini sebagai waktu optimal untuk memulihkan energi tanpa menimbulkan rasa pusing setelah bangun.
Studi dari University of Delaware di China menemukan bahwa tidur siang selama 30–60 menit efektif meningkatkan fungsi neurokognitif remaja.
Siswa yang rutin tidur siang juga dilaporkan memiliki kualitas tidur malam yang lebih baik.
Selain itu, tidur siang dapat membantu mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati.
Namun, penting untuk memperhatikan waktu tidur siang agar tidak mengganggu pola tidur malam.
Johns Hopkins Medicine merekomendasikan tidur siang sebelum pukul 15.00 dengan durasi maksimal 45 menit untuk menghindari gangguan siklus tidur.
Artikel Terkait
Hari Pertama Makan Bergizi Gratis di Boyolali, Orang Tua: Anak Lebih Senang Makan Bersama di Sekolah
Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil Mulai 9 Januari, Ini Bedanya dengan MBG Anak Sekolah
Geger! Diduga Sekolah Larang Sebar Foto Program Makan Gratis Hingga Diancam Netizen: 'Dikorupsi Ya?'
Muhammadiyah Setuju Libur Sekolah Selama Ramadan, Perbanyak Waktu untuk Memperbaiki Akhlak dan Budi Pekerti
Anak-anak Sekolah Sambut Gembira Prabowo di Sumedang: Senang Banget, Biasa Cuma di TV