Berdoa Agar Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia
Kepergian STY di tengah perjuangan Garuda di ajang Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026.
Terdekat, para pemain Timnas Indonesia akan melakoni laga melawan Australia dan Bahrain pada Maret 2025 mendatang.
Terkait hal itu, mantan pelatih Timnas Indonesia itu juga berharap para punggawa Garuda bisa lolos ke Piala Dunia 2026.
"Saya berdoa agar Timnas Indonesia bisa mendapatkan tiket lolos ke Piala Dunia 2026," terang STY.
Ingin Istirahat Dulu di Korsel
Di Indonesia, STY juga meninggalkan yayasan untuk para pembinaan pemain sepak bola usia dini Tanah Air, STY Foundation di Jakarta.
"Akademi (STY Foundation) ini memang memiliki mimpi besar, dan berharap bisa sukses di Jakarta, agar pembinaan usia dini semakin baik dan sukses," ucapnya.
Di sisi lain, STY menuturkan belum menentukan jadwal kembali ke Jakarta dalam waktu dekat.
"Saya belum mengambil tanggal kapan kembali ke Jakarta, saya ingin istirahat dulu, ya (di Korsel)" tuturnya.
Tidak Ada Tawaran dari PSSI Soal Jabatan Dirtek
Dalam kesempatan yang sama, STY mengklarifikasi isu yang beredar terkait kemungkinan dirinya menjadi direktur teknis (Dirtek) Timnas Indonesia di masa mendatang.
STY menegaskan tidak ada tawaran sama sekali dari PSSI terkait jabatan Dirtek Timnas Indonesia untuknya.
"Tidak ada sama sekali, tawaran seperti (Dirtek) itu," tegasnya.
Di samping itu, pelatih berusia 54 tahun itu berterima kasih kepada PSSI usai menjalani karier kepelatihan bersama Timnas Indonesia.
Artikel Terkait
Netizen Kumpul! Bung Towel Klaim Dapat Bocoran dari PSSI Soal Target Tinggi STY di AFF 2024 hingga Insiden Panasnya Ruang Ganti Garuda
Kring! Ada 3 Pesan Baru Jarak Jauh STY untuk Fans Garuda: Saya Pergi dengan Sangat Bangga
Kenangan dan Warisan Coach STY yang Bakal Dirindukan Jelang sang Mantan Pelatih Tim Garuda Itu Pulang Kampung ke Korsel
Pilu Coach STY Pasca Dipecat PSSI Dibongkar Mantan Asisten Pelatih Garuda Kim Jong-jin: Seperti Diminta Pergi Secepat Mungkin
Kronologi Manajer Timnas Indonesia Sumarji Beri Surat Pemecatan PSSI ke STY hingga Kebijakan FIFA Soal Etika Kontrak Pelatih Sepak Bola