Selasa, 21 April 2026

Sindiran Media Vietnam ke Garuda U-20 usai Kalah Beruntun di Mandiri Challenge Series 2025, Bikin Indra Sjafri Putar Otak Jelang Bertemu India

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Jumat, 31 Januari 2025 | 17:20 WIB
Potret laga Timnas Indonesia vs Suriah di ajang Mandiri U-20 Challenge Series 2025.  (Foto Instagram.com/@timnas.indonesia)
Potret laga Timnas Indonesia vs Suriah di ajang Mandiri U-20 Challenge Series 2025. (Foto Instagram.com/@timnas.indonesia)

"Mereka belum kuat menghadapi gaya bermain lawan yang ketat dan garang," ungkap media asal Vietnam itu.

"Indonesia U-20 harus menerima kekalahan dengan skor, 0-2 (kontra Suriah U-20)," lanjutnya.

Di sisi lain, The Thao juga menilai Garuda U-20 perlu meraih kemenangan demi menjaga kehormatannya dalam turnamen persahabatan yang berlangsung di kandang sendiri.

"Selanjutnya Timnas Indonesia U-20 akan melawan India U-20, ini akan menjadi kesempatan bagus untuk mengincar kemenangan terhormati di turnamen persahabatan yang berlangsung di kandang sendiri," tandasnya.

Berkaca dari hal itu, sebelumnya Indra Sjafri selaku pelatih Garuda U-20 yang tampil di ajang Mandiri Challange Series 2025, menyebut tim kepelatihannya telah melakukan evaluasi untuk Jens Raven cs.

Indra Sjafri: Pemain Garuda U-20 Bermain Bagus

Pelatih Indonesia U-20, Indra Sjafri menuturkan timnya masih perlu perbaikan dan evaluasi. Hal ini terlihat seusai dua laga melawan Yordania dan Suriah.

"Dua laga melawan Yordania dan Suriah ini sangat bermanfaat bagi timnas U-20. Semua pemain saya pikir bermain bagus," ujar Indra Sjafri dalam keterangan resmi PSSI yang tayang pada Senin, 27 Januari 2025.

"Tapi ada kekurangan memang secara grup, serta taktikal kami dan dua gol lawan akhirnya terjadi. Nanti hal itu yang akan kami perbaiki," tegas sang pelatih Garuda U-20.

Perbaikan Strategi hingga Kualitas Permainan Tim

Dalam kesempatan yang sama, Indra Sjafri menilai timnya juga memiliki sejumlah peluang dalam dua laga kontra Suriah maupun Yordania.

Sayangnya, peluang-peluang yang dimiliki Garuda U-20 itu gagal berbuah gol, sebab kokohnya pertahanan dua tim asal Timur Tengah itu.

"Kami memang tidak punya keinginan bermain tertutup atau bertahan, tapi kami coba bermain lebih ofensif. Tentu banyak pembelajaran yang kita dapatkan dari pertandingan ini," terang Indra Sjafri.

"Dan sekali lagi yang paling pertama kami tahu kualitas apa nanti yang akan kami hadapi di Piala Asia U-20," tandasnya

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X