Selasa, 21 April 2026

Warning dari BMKG, Begini Tanda-tanda Awal Banjir Bandang dan Tanah Longsor, Antisipasi Potensi Bencana yang Memakan Korban

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Selasa, 4 Februari 2025 | 12:12 WIB
Ilustrasi foto tanah longsor. (Foto Pixabay/Hans)
Ilustrasi foto tanah longsor. (Foto Pixabay/Hans)

“Kalau tiba-tiba pada lereng muncul air atau muncul rembesan air dan airnya makin lama makin keruh, sudah segara saja meninggalkan leren,” ujarnya.

Ia memaparkan kalau rembesan air itu menandakan telah terjadi erosi di bagian dalam tanahnya.

Tanah menggembung

Tanah di lereng tiba-tiba menggembung juga menjadi tanda kemungkinan akan terjadi longsor.

“Nah, juga bisa ditandai dengan lereng tiba-tiba menggembung bentuknya,” imbuhnya.

Jendela dan pintu rumah susah dibuka

Tanda-tanda tanah kemungkinan akan longsor juga bisa diketahui dengan melihat keadaan rumah yang ada di lereng gunung.

“Kalau ada rumah di atas lereng tiba-tiba pintunya atau jendelanya sulit dibuka, berarti tanah di bawah rumah itu sudah mulai bergerak,” kata Dwikorita.

Hal itu terjadinya karena bangunan rumah ikut terseret tanah yang bergerak.

“Gawang pintu dan gawang jendela itu bentuknya sudah tidak asli, makanya jendela kalau dibuka, pintu dibuka itu seret,” tambahnya.

Rumah atau tanah mulai retak dan ambles

Tanda paling terlihat adalah muncul retakan pada lantai atau dinding dan tanah ambles.

Kalau itu sudah terjadi, segera meninggalkan lereng.

Sementara itu, untuk pengecekan drainase atau serapan air, dilakukan saat sedang tidak musim ujan.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X