FAJARSUKABUMI - Puasa Tarwiyah merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada bulan Dzulhijjah, khususnya pada tanggal 8 Dzulhijjah. Puasa ini memiliki keutamaan dan hikmah yang luar biasa bagi umat Muslim yang melaksanakannya.
Puasa Tarwiyah merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sehari sebelum hari Arafah atau sehari sebelum jemaah haji melakukan wukuf di Arafah.
Dalil tentang anjuran puasa Tarwiyah dapat ditemukan dalam hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud:
Baca Juga: Sering Dilakukan! Berikut Ini Hukum Membunyikan Jari Saat Shalat Sesuai Hadist Rasul
"صِيَامُ يَوْمِ التَرْوِيَةِ كَفَّارَةُ سَنَةٍ وَصِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ كَفَّارَةُ سَنَتَيْنِ"
"Puasa pada hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dapat menghapus dosa satu tahun, dan puasa pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapus dosa dua tahun."
(HR. Abu Dawud)
Puasa Tarwiyah memiliki beberapa keutamaan yang luar biasa, antara lain:
1. Menghapus dosa: Puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu dan yang akan datang.
2. Mendapatkan pahala: Puasa Tarwiyah dapat memberikan pahala yang besar bagi umat Muslim yang melaksanakannya.
3. Meningkatkan ketakwaan: Puasa Tarwiyah dapat meningkatkan ketakwaan dan keimanan umat Muslim.
Baca Juga: Hukum Main Hp Saat Mendengarkan Khutbah Jum'at, Berikut Penjelasan Sesuai Hadist
Niat puasa Tarwiyah dapat dibaca sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
"Nawaitu shauma tarwiyah sunnatan lillahi ta'ala."
Artinya: "Saya niat puasa Tarwiyah sunnah karena Allah Ta'ala."
Wallahu'alam bissawab, semoga bermanfaat.***