ekonomi

Jawab Soal IHSG Anjlok, Menteri UMKM Pastikan Bukan Imbas dari Program Hapus Utang di Bank BUMN

Kamis, 20 Maret 2025 | 21:16 WIB
(Foto Istimewa )

FAJARSUKABUMI - Sedang hangat diperbincangkan sebagian publik Tanah Air terkait anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga perdagangan sempat dihentikan sementara, pada Selasa, 18 Maret 2025.

Terkini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 6,12 persen, ke level 6.076, pada Rabu, 19 Maret 2025.

Terkait hal itu, ramai spekulasi terkait kondisi IHSG yang anjlok akibat menyusutnya kepercayaan pasar imbas kebijakan-kebijakan pemerintah, termasuk penghapusan utang UMKM, petani, dan nelayan di bank-bank BUMN.

Baca Juga: Saling Sindir dan Sebut Reviewer Makanan Tidak Etis, Nicky Tirta Pilih Gratiskan Endorse UMKM Setelah Tasyi Athasyia Lapor Polisi

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menepis isu tersebut dengan menyoroti program penghapusan utang justru mendatangkan keuntungan bagi bank-bank Himbara.

Maman menegaskan, program hapus utang RI itu tidak dilakukan secara serampangan karena terikat dengan mekanisme aturan ketat.

"Artinya justru dengan adanya penghapusan piutang bagi para pelaku-pelaku pasar, investor justru seharusnya makin diuntungkan," tutur Maman kepada awak media di Kompleks DPR RI, Jakarta, pada Rabu, 19 Maret 2025.

UBaca Juga: 4 Poin Arahan Wapres Gibran Saat Mengisi Retret Kepala Daerah, dari Program MBG hingga Sertifikasi Halal UMKM

"Karena bank-bank Himbara itu menjadi sehat. Karena dalam catatan keuangan bank mereka, tidak ada yang catatannya negatif," sambungnya.

Lebih lanjut, Maman menuturkan seharusnya para pelaku pasar justru terbantu dan diuntungkan dengan adanya program hapus utang untuk UMKM serta petani dan nelayan.

Menteri UMKM itu menilai program itu mampu menyehatkan catatan keuangan bank-bank Himbara, bukan justru malah menurunkan kepercayaan pasar, namun seharusnya menguatkan.

UnkmBaca Juga: Erick Thohir Dorong BUMN Terlibat Kembangkan UMKM

"Jadi sejatinya pihak-pihak market atau pasar justru seharusnya malah beruntung dan berterima kasih dengan program ini. Jadi nggak ada yang perlu dikhawatirkan kok menurut saya," sebut Maman.

"Jadi kalau dari sisi itu, saya kasih catatan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Itu menyehatkan catatan keuangan bank himbara kita justru," tandasnya.***

Tags

Terkini

IFG Apresiasi Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas

Sabtu, 18 April 2026 | 06:42 WIB

Workshop UMMI Cetak Wirausaha Muda Sukabumi

Kamis, 16 April 2026 | 07:18 WIB

DKUKM Sukabumi Dorong Penguatan Usaha Desa

Senin, 13 April 2026 | 10:15 WIB