FAJARSUKABUMI - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menjadi salah satu pemateri di retret kepala di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah pada Rabu, 26 Februari 2025.
Retret ini dilangsungkan pada 21 hingga 28 Februari 2025 di mana ada sekitar 493 kepala daerah yang mengikuti agenda ini.
Saat memberikan materi, Gibran memberikan beberapa arahan untuk dijalankan oleh daerah sehingga bisa bersinergi dengan pemerintah pusat.
“Walaupun agama, suku, partai kita berbeda-beda, tapi kita lahir dalam keluarga besar Nusantara,” kata Gibran saat mengisi materi.
“Untuk mengelola negara sebesar Indonesia, kita butuh kolaborasi kuat, kita butuh sinergi erat di bawah satu komando Bapak Presiden Prabowo,” imbuhnya.
Hal senada juga diungkap oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto saat bertemu media usai Gibran memberikan materinya kepada para kepala daerah.
“Setelah selesai beliau (Gibran) menyampaikan materi, beliau membuka arahannya dengan kata-kata yang sangat tegas, jelas, ‘Tidak ada progam selain program presiden,’” ujar Bima Arya.
Berikut arahan yang diberikan oleh Gibran kepada Kepala Daerah saat memberikan materi retret:
Partisipasi Daerah pada Program Makan Bergizi Gratis
Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah yang sudah dimulai sejak 6 Januari 2025.
Gibran meminta agar para gubernur, bupati, dan wali kota memperhatikan ketersediaan bahan pangan dan infrastruktur pengadaan Makan Bergizi Gratis di daerah masing-masing.
Artikel Terkait
Pantau Langsung Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Dua SMP dan SMA di Depok Jawa Barat, Wapres Gibran: Cukup Lahap Menyantap Menu Hari Ini
Telisik Kasus DeepFake Catut Pejabat Istana, Intip Skandal Terbaru yang Dibongkar Polisi: Ada Editan Wajah Palsu Prabowo-Gibran
MBG Jadi Salah Satu Program Prioritas Presiden Prabowo, Wapres Gibran: Saya Selalu Ditagih Bahkan Sebelum Dilantik
4 Momen Ungkapan Rahasia Jokowi-Prabowo, Salah Satunya Pengakuan sang Ayah Wapres Gibran yang Sering Jadi Sasaran Kritik Warga RI
Meski Sudah Tak Menjabat, Ahok Berpeluang Dipanggil atas Kasus Korupsi Pertamina Patra Niaga, Ini Tugas dan Perannya