FAJARSUKABUMI - Panitia pelaksana Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) 2025 resmi menunda sejumlah rangkaian kegiatan besar, termasuk Sukabumi Ngabumi yang setiap tahunnya menjadi magnet masyarakat sekaligus penggerak ekonomi lokal.
Ketua Pelaksana HJKS 2025, Sendi Apriadi, mengatakan faktor keamanan nasional menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan tersebut.
“Setelah setiap tahun kita laksanakan, dengan sangat menyesal untuk tahun 2025 event Sukabumi Ngabumi harus kita tunda. Kami menyadari mungkin ada yang kecewa, namun kondisi keamanan harus lebih diutamakan,” ujar Sendi, Rabu (3/9/2025).
Baca Juga: SIM Keliling Hadir di Desa Kalapa Nunggal, Kamis 4 September 2025
Sukabumi Ngabumi selama ini dikenal bukan hanya sebagai ajang hiburan, melainkan juga wadah kreasi budaya, seni, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Setiap tahun, kegiatan ini mampu menarik ribuan pengunjung, meningkatkan transaksi pelaku usaha lokal, serta memperkuat promosi produk khas Sukabumi.
“Di ajang tersebut, kita merasakan bagaimana keharmonisan masyarakat dan pemerintah dalam merawat Sukabumi. Budaya yang menjadi identitas kita bisa terangkat dan dikenal luas. Namun, kepentingan nasional harus lebih kita utamakan,” tambahnya.
Meski ditunda, panitia memastikan komitmen pemerintah daerah tetap kuat dalam mendukung sektor budaya dan ekonomi masyarakat. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang selalu mendukung dan menantikan Sukabumi Ngabumi. Doa dan harapan kita bersama, semoga Indonesia tetap kondusif dan Sukabumi terus melangkah maju,” pungkasnya.
Baca Juga: Cipeuteuy, Kampung Cabai dari Selatan Sukabumi yang Mulai Bersinar
Dengan penundaan ini, rangkaian HJKS 2025 akan digelar lebih sederhana. Namun, pemerintah daerah menegaskan nilai kebersamaan dan semangat membangun ekonomi lokal tetap menjadi prioritas.