Selasa, 21 April 2026

Keluarga Juwita Berharap Pelaku Pembunuhan yang Diduga Oknum TNI AL Diproses Secara Transparan dan Dihukum Mati

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Jumat, 28 Maret 2025 | 05:27 WIB
Potret Juwita Kasus kematian wartawan media online di Banjarbaru (Foto Ist)
Potret Juwita Kasus kematian wartawan media online di Banjarbaru (Foto Ist)


FAJARSUKABUMI - Kasus kematian wartawan media online di Banjarbaru, Juwita saat ini tengah dalam penyidikan pihak berwajib.

Sempat disangka sebagai korban kecelakaan tunggal hingga begal, penyidikan mulai mengarah pada kasus pembunuhan.

Juwita ditemukan tak bernyawa oleh warga sekitar di tepi jalan menuju Gunung Kupang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Sabtu, 22 Maret 2025 pukul 14.57 WITA.

Baca Juga: Dibongkar Pandu Sjahrir, Begini Cita-cita Prabowo Mengenai Masa Depan Indonesia Lewat Danantara

Sebelumnya, ia berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke arah Guntung Payung.

Setelah penyidikan sementara, oknum TNI AL diduga sebagai pelaku pembunuhan Juwita.

Ada keterlibatan oknum TNI AL ini juga telah dikonfirmasi oleh Komandan Detasemen Polisi Militer (Dan Denpom) Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald Ganap saat menggelar konferensi pers.

Baca Juga: Pandu Sjahrir Blak-blakan Ditunjuk Langsung oleh Prabowo untuk Menjadi CIO Danantara, Ungkap Rekam Jejak Jadi Pertimbangan

“Kami mengonfirmasi bahwa benar telah terjadi kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Lanal Balikpapan berinisial J terhadap korban saudari Juwita,” kata Mayor Laut Ronald di Balikpapan pada Rabu, 26 Maret 2025.

Setelah muncul dugaan sosok pelaku pembunuhan, keluarga Juwita berharap ada keadilan untuk mendiang.

“Kalau keluarga minta hukuman yang seadil-adilnya dan seberat-beratnya sesuai apa yang diperbuat yang bersangkutan, bahkan hukuman mati,” kata Praja Adinata, kakak kandung Juwita kepada media pada Kamis, 27 Maret 2025.

Baca Juga: Korlantas Yakin Macet Mudik Lebaran Bisa Teratasi, Salah Satunya Berkat Aturan WFA Lebih Cepat untuk ASN

Ia juga mengungkapkan harapannya agar proses penyidikan bisa dilakukan dengan transparan.

“Harapan kami sekeluarga pokoknya dibuka selebar-lebarnya sampai tuntas, jangan ada yang ditutupi,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X