Selasa, 21 April 2026

Polres Cianjur Minta Maaf, Kasus Dugaan Salah Tangkap Berakhir Damai dengan Korban

Photo Author
Zetta Al Fajr, FajarSukabumi.com
- Rabu, 11 Juni 2025 | 18:37 WIB
KEKELUARGAAN: KBO Satreskrim Polres Cianjur Iptu Dudi Suharyana bersalaman dengan korban dugaan salah tangkap yang videonya viral di media sosial.
KEKELUARGAAN: KBO Satreskrim Polres Cianjur Iptu Dudi Suharyana bersalaman dengan korban dugaan salah tangkap yang videonya viral di media sosial.

FAJARSUKABUMI - Beredar video di media sosial pengakuan seorang warga Kabupaten Cianjur yang diduga korban salah tangkap oknum polisi. Warga yang diketahui bernama Nyanyang Suherli itu mengalami luka lebam pada bagian wajah akibat diduga dianiaya .

Melalui akun media sosial pribadinya, korban mengadukan kejadian yang dialaminya ke Gubernur Jawa Barat. Korban meminta pertolongan karena mengalami dugaan kekerasan hingga bagian wajahnya lebam dan giginya rontok.

Polres Cianjur pun memberikan klarifikasinya. Pada Selasa malam, 10 Juni 2025, di Mapolres Cianjur dihadirkan korban didampingi kuasa hukum serta kepala desa dan tokoh masyarakat lainnya.

Baca Juga: Diduga Salah Tangkap oleh Oknum Polisi, Seorang Pria di Cianjur Mengadu ke Dedi Mulyadi, Polres Beri Penjelasan

KBO Satreskrim Polres Cianjur, Iptu Dudi Suharyana, menjelaskan berkaitan kesalahpahaman itu, Polres Cianjur telah melakukan musyawarah dengan pihak korban. Hasil musyarwarah disepakati, kesalahpahaman tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kami sudah melaksanakan musyawarah dan sepakat bahwa kejadian ini diselesaikan secara kekeluargaan," kata Dudi kepada wartawan di Mapolres Cianjur, Selasa malam.

Polres Cianjur juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. "Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada bapak Nyanyang atas kesalahpahaman yang sempat terjadi atau ada hal-hal yang tak berkenan," tuturnya.

Baca Juga: Polres Cianjur Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis, Pelakunya Ayah dan Anak

Dudi menegaskan, Polres Cianjur berkomitmen kejadian serupa tidak akan kembali terjadi di kemudian hari. Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Nyanyang mengaku, saat kejadian dirinya mengira hendak dibegal anggota geng motor. Karena itu, dia sempat memberikan perlawanan kepada anggota polisi yang hendak menangkapnya.

"Saat itu saya memang melawan karena saya kira beberapa orang yang mendatangi saya adalah geng motor. Apalagi kejadiannya malam, sekitar pukul 22.30 WIB," ujarnya.

Baca Juga: Buronan Dugaan Penganiayaan Nenek-nenek Ditangkap Anggota Polres Cianjur, Pelaku Terindikasi jadi Provokator

Pada kasus tersebut, sebanyak 8 orang oknum anggota Polres Cianjur yang diduga melakukan salah tangkap sedang menjalani pemeriksaan di Seksi Propam Polres Cianjur bekerja sama dengan Bidpropam Polda Jabar.

Editor: Zetta Al Fajr

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X