Selasa, 21 April 2026

Mensos Saifullah Sebut Banjir Jakarta Mulai Surut Setelah 3 Hari, Ungkap Sebagian Pengungsi Mulai Kembali ke Rumah Masing-masing

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Kamis, 6 Maret 2025 | 17:00 WIB
Potret Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengunjungi pengungsi banjir Jakarta di Universitas Binawan dan Wisma Tanah Air, Jakarta Timur. (Foto Istimewa)
Potret Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengunjungi pengungsi banjir Jakarta di Universitas Binawan dan Wisma Tanah Air, Jakarta Timur. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Banjir yang melanda Jakarta Sejak Senin, 3 Maret 2025 membuat warganya harus menginap di posko pengungsian.

Salah satu tempat yang dijadikan posko pengungsian korban banjir ada di Universitas Binawan dan Wisma Tanah Air, Jakarta Timur.

Kemudian pada Rabu malam, 5 Maret 2025, rombongan Kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial DKI Jakarta menyambangi dua lokasi pengungsian tersebut untuk memberikan bantuan pemerintah.

Baca Juga: Sebut Relokasi Jadi Opsi Atasi Banjir Bekasi, Menteri Ara Menimbang Kesediaan Warga

Menurut keterangan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf yang hadir dalam kunjungan itu menyatakan jika titik pengungsian di DKI Jakarta tersisa di dua lokasi tersebut.

Dari laman Instagram Kemensos RI, sampai pada hari Rabu, 5 Maret 2025 ada 221 jiwa yang mengungsi di Universitas Binawan dan jumlah pengungsi di Wisma Tanah Air ada sekitar 199 jiwa

Saifullah juga membeberkan jika sebagian pengungsi telah kembali ke rumah untuk mulai bersih-bersih.

Baca Juga: Soal Insiden Banjir DKI, Anggota DPR Adian Napitupulu Ingin Pertemukan Kepala Daerah Bogor, Jakarta, hingga Bekasi

“Mulai hari ini, sebagian warga sudah kembali ke rumah untuk bersih-bersih, sebagian masih kembali lagi ke sini,” kata Saifullah kepada media di sela kunjungannya itu.

Ia menjelaskan jika ada warga yang pagi hari pulang ke rumah hanya untuk membersihkan rumahnya dan malam harinya akan kembali ke tempat pengungsian.

Hal itu dilakukan karena kondisi rumah pasca terjangan banjir belum layak huni seperti sedia kala.

Baca Juga: Pengakuan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai Ketahuan Ngungsi ke Hotel saat Warganya Terjebak Banjir: Hanya Buat Tidur

“Mereka pagi pulang, bersih-bersih rumah, malamnya kembali lagi ke sini, kenapa? Karena rumahnya belum bisa digunakan,” ungkapnya.

“Kasurnya juga kan kerendam, jadi masih perlu kembali lagi ke tempat pengungsian,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X