Selasa, 21 April 2026

Kebakaran Kembali Terjadi di Kawasan Padat Lapak Rawa Buaya, 16 Unit Damkar Dikerahkan

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Rabu, 11 Juni 2025 | 10:00 WIB
Potret Kebakaran hanguskan 3 lapak & 1 bengkel di Rawa Buaya, Jakbar. 16 unit Damkar dikerahkan, api padam, tak ada korban jiwa. (Foto Istimewa)
Potret Kebakaran hanguskan 3 lapak & 1 bengkel di Rawa Buaya, Jakbar. 16 unit Damkar dikerahkan, api padam, tak ada korban jiwa. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Kebakaran kembali melanda kawasan padat lapak di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin 9 Juni 2025 siang.

Api dilaporkan muncul dari salah satu bangunan semi permanen dan dengan cepat merambat karena mayoritas material di lokasi merupakan bahan mudah terbakar.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Jakarta Barat langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga sekitar.

Baca Juga: Telisik Musabab Los Angeles yang Kini Chaos Gegara Kebijakan Donald Trump Bikin Migran Migrain

Dalam waktu singkat, sebanyak 16 unit mobil pemadam dan 80 personel dikerahkan ke lokasi kejadian guna mengendalikan amukan si jago merah.

“Untuk data sementara, tercatat ada tiga lapak dan satu bengkel (yang terbakar),” kata Perwira Piket Damkar Jakbar, Joko Susilo kepada wartawan, dikutip Selasa 10 Juni 2025.

Proses pemadaman berlangsung cukup menegangkan mengingat padatnya bangunan dan potensi penyebaran api ke area sekitar.

Baca Juga: Kebakaran Kapuk Muara: Pramono Anung Janjikan Kemudahan Pengurusan Dokumen yang Terbakar

Petugas Damkar yang berjibaku selama beberapa jam akhirnya berhasil memadamkan api sebelum merembet lebih luas.

“Semua barang mudah terbakar, total ada 16 unit (pemadam) saya kerahkan,” tambah Joko.

Setelah api berhasil dipadamkan, tim Damkar melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah potensi kebakaran ulang.

Baca Juga: Tinjau Pengungsian Korban Kebakaran Penjaringan, Gubernur Pramono Disambut Keluhan Soal Kipas dan Susu

Dilaporkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat banyak barang yang ludes terbakar.

Lebih jauh, Joko Susilo juga menyoroti kondisi lingkungan sekitar yang dinilai rawan kebakaran.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X