Selasa, 21 April 2026

Nelayan Tegalbuleud Ditemukan Sekitar 7 Kilometer Dari Lokasi Hilang, Begini Nasibnya?

Photo Author
Anugrah., FajarSukabumi.com
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 21:49 WIB
Tim Sar mengevakuasi mayat nelayan di Pantai Kongsi, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud | sumber foto: Tim Sar
Tim Sar mengevakuasi mayat nelayan di Pantai Kongsi, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud | sumber foto: Tim Sar

FAJARSUKABUMI — Seorang nelayan yang hilang akibat terseret ombak di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban bernama Karom (45) ditemukan pada Selasa (14/10/2025) sekitar pukul 07.20 WIB di sekitar Pantai Kongsi, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, atau sekitar 7 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Korban akhirnya ditemukan tim SAR gabungan pada pagi ini setelah upaya pencarian hari ketiga. Jenazah langsung dievakuasi menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, dalam keterangannya, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga: Pencarian Nelayan Hilang di Pesisir Selatan Sukabumi Kembali Dilanjutkan, Tim Sar Atur Sejumlah Metode dan Pengamatan Visual

Sebelumnya, tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif sejak Minggu (12/10), hari saat korban dilaporkan hilang ketika sedang menjala ikan di pesisir Pantai Tegalbuleud.

Penyisiran dilakukan melalui jalur laut menggunakan perahu nelayan hingga radius 5 nautical mile (sekitar 9 kilometer) ke arah barat dari titik kejadian. Selain itu, tim juga melakukan pengamatan visual dari darat sejauh 4 kilometer, dan menerbangkan drone untuk pemantauan udara hingga radius 1 kilometer.

Operasi pencarian melibatkan puluhan personel SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek dan Koramil Tegalbuleud, Satpol PP, P2BK, HNSI, KSB, Destana, hingga relawan Jampang Peduli dan masyarakat setempat.

Baca Juga: Nelayan Tegalbuled Sukabumi Hilang, Tinggalkan Barang-barang Berharga di Pantai

Korban Karom diketahui merupakan nelayan asal Kecamatan Tegalbuleud yang setiap harinya melaut di kawasan pesisir selatan. Ia diduga terseret ombak besar saat kondisi cuaca laut sedang buruk.

Editor: Anugrah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X