Minggu, 19 April 2026

TP PKK Kota Sukabumi Dorong Kader Posyandu Jadi Motor Pelayanan dan Ekonomi Keluarga

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Jumat, 1 Agustus 2025 | 15:36 WIB
Potret Ranty Rachmatillah ajak kader Posyandu perkuat layanan publik & kembangkan UMKM sebagai pendorong ekonomi keluarga di Sukabumi. (Foto Istimewa)
Potret Ranty Rachmatillah ajak kader Posyandu perkuat layanan publik & kembangkan UMKM sebagai pendorong ekonomi keluarga di Sukabumi. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah, mendorong para kader Posyandu untuk memperkuat peran pelayanan publik sekaligus menjadi penggerak ekonomi keluarga. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan pemberdayaan kader Posyandu dan pelaku UMKM di Aula Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kamis (31/7/2025).

Acara ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Kecamatan Warudoyong, Ketua TP-PKK Kelurahan Sukakarya, serta para kader Posyandu. Dalam arahannya, Ranty menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan yang tidak hanya bertumpu pada aspek teknis, tetapi juga pada etika dan sikap.

“Keramahan dalam pelayanan adalah bentuk penghargaan kepada masyarakat. Etika pelayanan harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari peran kader,” ujar Ranty.

Baca Juga: Pemkot Sukabumi dan BJB Jalin Sinergi Perkuat Ekonomi Daerah

Menurut dia, sikap humanis, terutama saat menyambut warga di meja resepsionis Posyandu, sangat menentukan kenyamanan dan kualitas interaksi dalam pelayanan dasar masyarakat.

Selain sektor kesehatan, Ranty juga mendorong kader agar terlibat aktif dalam penguatan ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha mandiri dan pemanfaatan potensi lokal. Melalui pelatihan dan penguatan UMKM, kader Posyandu diharapkan tidak hanya berdaya secara sosial, tetapi juga secara ekonomi.

“Kami ingin kader PKK dan Posyandu turut menjadi pelaku ekonomi yang mandiri. Mari ciptakan usaha kecil yang kreatif dan berdampak bagi keluarga maupun lingkungan sekitar,” katanya.

Baca Juga: Driver Ojol Protes Tarif Parkir di Mie Gacoan Sukabumi, Pungutan Dihentikan Usai Mediasi

Ia menambahkan, semangat pemberdayaan dan kemandirian ini harus menjadi bagian dari gerakan perempuan di Kota Sukabumi, yang berdaya secara sosial dan ekonomi.(*)

 

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X