FAJARSUKABUMI - Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menekankan bahwa integritas dan kejelasan rekam jejak merupakan syarat utama dalam kepemimpinan.
Ia mengajak masyarakat untuk memilih serta mendukung pemimpin yang amanah agar praktik korupsi, pungutan liar, dan penyalahgunaan kekuasaan dapat dicegah.
Menurut Ayep Zaki, kepemimpinan tanpa landasan moral hanya akan melahirkan kebijakan yang merugikan masyarakat. Karena itu, nilai etika dan ajaran agama harus menjadi pedoman dalam setiap pengambilan keputusan.
Baca Juga: Jangan Terlewatkan, Inilah Link Live Streaming Persib Bandung VS Persija Jakarta
“Pemimpin harus menjadi contoh. Tidak boleh berbohong, tidak menipu, dan tidak menyalahgunakan wewenang. Amanah kepemimpinan harus dijalankan dengan kejujuran dan tanggung jawab,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa ajaran Al-Qur’an memberikan panduan yang jelas tentang kepemimpinan yang adil dan berakhlak.
Dengan menjunjung nilai-nilai Islam, seorang pemimpin diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik dan menciptakan pemerintahan yang bersih.
Baca Juga: Isra Mi’raj Jadi Refleksi Kepemimpinan, Wali Kota Tekankan Keberpihakan Anggaran untuk Warga Miskin
"Semoga masyarakat semakin sadar akan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki integritas dan latar belakang yang jelas, demi terwujudnya Kota Sukabumi yang bersih dari praktik penyimpangan dan dibangun di atas nilai keadilan serta keberkahan," harapnya.
Artikel Terkait
Bupati Sukabumi Ajak Masyarakat Memedomani Alquran.
Hukum Membaca Al-Qur'an Tanpa Suara, Jangan Keliru! Yuk Simak Penjelasan Berikut Ini
Bupati Sukabumi: Pendidikan Alquran adalah Benteng Moral dan Karakter Bangsa
Wakil Wali Kota Ajak Warga Biasakan Alquran di Tengah Arus Digitalisasi