FAJARSUKABUMI - Presiden RI Prabowo Subianto menjadi Keynote Speaker dalam acara APEC CEO Submit 2024 yang diselenggarakan di Gran Teatro Nacional, Peru, belum lama ini. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan sejumlah poin penting.
Hal itu seperti rakyat yang berada di kawasan pasifik, adalah rakyat yang menempati kawasan paling dinamis di dunia. Sebab menurutnya, berpotensi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi.
"Menurut saya, kawasan Pasifik adalah salah satu kawasan paling dinamis di dunia. Pertumbuhan ekonomi, potensi pencapaian teknologi, demografi, sumber daya yang tersedia di Pasifik, kawasan Indo-Pasifik, semuanya menunjukkan masa depan ekonomi yang cerah bagi semua,"ujarnya
Baca Juga: Timnas Indonesia Tertinggal 0-2 Babak Pertama Melawan Jepang Akibat Bunuh Diri
Ia melanjutkan bahwa perdamaian dan kesejahteraan di dunia ini turut serta didorong oleh aktivitas ekonomi, oleh peran komunitas bisnis, pengusaha, dan industri.
"Tanpa partisipasi dinamis dari sektor ekonomi, pada dasarnya kita tidak akan dapat mencapai pertumbuhan dan kesejahteraan. Tanpa pertumbuhan, kita tidak akan dapat mengentaskan kemiskinan, kita tidak akan dapat menciptakan lapangan kerja yang relevan.' ucapnya.
Prabowo, sebagai orang yang berpengalaman menjadi pengusaha, menilai bahwa dunia usaha memerlukan kepastian sistem hukum dalam iklim ekonomi yang menguntungkan. Oleh karena itu, sebuah negara dan kawasan harus memiliki iklim politik, stabilitas, keamanan, dan insentif yang menguntungkan bagi pebisnis.
Baca Juga: Kalangan Pelajar di Kota Sukabumi jadi Sasaran Edukasi Kesehatan
"Saya percaya bahwa kesejahteraan hanya dapat datang dari perdamaian. Perdamaian datang dari pengertian. Pengertian datang dari keterlibatan dan negosiasi." ungkapnya
Di kesempatan yang sama Prabowo menyatakan bahwa semua hal itu bisa dicapai melalui kolaborasi, keterlibatan, komunikasi, negosiasi.
"Saya selalu memilih jalur kolaborasi, keterlibatan, komunikasi, negosiasi. Sebagai sebuah negara, ya, kita harus menegakkan dan hidup berdasarkan hukum umum, aturan internasional, tetapi kita juga harus memiliki pemahaman bersama tentang kepentingan semua orang,"pungkasnya.
Artikel Terkait
Hasil Kunjungan Ke China, Prabowo Gaet Investasi Rp 157 T
Prabowo Bertemu Para Pimpinan Perusahaan AS, Inilah Nama-Nama Yang Hadir
Prabowo Di Mata Donald Trump : Sosok Luar Biasa
Prabowo Tegas Lawan Penyelundupan
Prabowo Serius Berantas Penyelundupan, 283 Upaya dalam Seminggu Digalakkan