pemerintahan

Telisik Penentuan Spek BBM Pertamina usai Ramai Dugaan Pertamax Oplos hingga Sorotan DPR Soal Kendaraan yang Bermasalah

Kamis, 27 Februari 2025 | 06:16 WIB
Potret Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi. (Foto Dok. DPR RI)

Terkhusus, Pertalite yang seharusnya memiliki RON 90, ternyata dicampur dengan Pertamax yang memiliki RON 92, sebuah skandal yang bisa berakibat fatal bagi kendaraan yang menggunakannya.

Bambang menilai, dampak dari pengoplosan ini sangat berisiko terutama terhadap mesin kendaraan yang bisa mengalami kerusakan serius akibat kualitas bahan bakar yang tak sesuai.

"Kalau seandainya memang RON itu bisa dipalsukan, saya meyakini banyak kendaraan-kendaraan bermasalah," terangnya.

DPR Bakal Ajak Diskusi Pimpinan Industri Kendaraan Tanah Air

Bambang juga menuturkan pihaknya akan segera mengundang pimpinan industri kendaraan di Tanah Air, terkhusus bagi kendaraan roda empat alias mobil.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI itu menyebut, pihaknya akan meminta penjelasan kepada para pemimpin industri kendaraan Tanah Air terkait kendala-kendala yang dialami konsumen produknya.

"Kami ingin mendapat penjelasan apakah selama ini pernah ada kendala-kendala di kendaraan tersebut adanya korosi atau sejenisnya," terang Bambang.

"Sehingga, tidak menjadi satu isu yang liar di masyarakat," tegasnya.

Di sisi lain, legislator dari Fraksi Gerindra itu juga menilai kepercayaan publik terhadap Pertamina bisa menurun karena kasus pengoplosan BBM yang bergulir saat ini.

"Jangan sampai trust (kepercayaan) publik atas kasus hukum yang sedang berproses silakan saja, kami sangat mendukung penegakan hukum silahkan," pungkas Bambang.***

Halaman:

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB