pemerintahan

Begini Cara Bupati Sukabumi Cegah Korupsi

Rabu, 5 Maret 2025 | 13:24 WIB

FAJARSUKABUMI - Bupati Sukabumi Asep Japar menghadiri peluncuran indicator Indek Perncegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2025 secara daring dari Pendopo Sukabumi, Rabu, 5 Maret 2025.

Dalam kegiatan tersebut, Asep Japar didampingi Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman Bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait

Pimpinan KPK Setyo Budianto mengajak para kepala daerah untuk bersama-sama mencegah korupsi. Sebab pemberantasan korupsi bukan hanya penegakan hukum, namun pencegahan merupakan segala-galanya.
 
Baca Juga: Waspada! Inilah 3 Golongan Orang Yang Celaka Di Bulan Ramadhan, Jangan Sampai Kamu Termasuk!
 
"Seringkali pencegahan dianggap sepele. Padahal, pencegahan paling efektif adalah penindakan," ujarnya
 
Berbicara pencegahan, terdapat delapan area pencegahan korupsi daerah yang masuk ke dalam IPKD MCP 2025. Dari semua itu, mengerucut ke 16 sasaran dan 111 indicator. 
 
"Indikator itu berbicara skor yang menjadi acuan. Alangkah baiknya tidak hanya mengejar angka, namun ke upaya pencegahan itu bisa dimaksimalkan dari hulu ke hilir," ungkapnya
 
Baca Juga: Keutamaan Salat Tarawih pada Malam Ke 16 Hingga Malam Ke 20 di Kitab Durratun Nasihin
 
Oleh karena itu, dirinya berharap MCP bukan sekadar center. Akan tetapi bisa menjadi control dan lainnya.
 
"Kita harus bisa menjadikan MCP menjadi sebuah monitoring, kontroling, dan lainnya," ucapnya
 
Melalui hal itu, dirinya berharap setiap tahunnya bisa lebih bagus. Jadi, mari kita tingkatkan dan berdayakan untuk lebih bagus lagi di masa yang akan dating," ajaknya.
 
Baca Juga: Kondisi Terkini Paus Fransiskus Kembali Alami Gagal Napas Akut, Vatikan Beri Penjelasan Ini
 
Hal senada pun disampaikan Irjen Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya. Menurutnya, MCP ini harus benar-benar dipedomani dan dilaksanakan sebaik mungkin. Namun jangan sekadar pemenuhan skor saja.
 
"Jangan sampai MCPnya tinggi, namun berbeda dengan kenyataan di lapangan," tegasnya.
 
Maka dari itu, MCP ini sangatlah perlu untuk pencegahan korupsi di pemerintahan daerah. Semua itu demi menghadirkan pemerintahan daerah yang bersih dari korupsi.
 
Baca Juga: Nikita Mirzani Akhirnya Penuhi Panggilan Polisi Pasca Jadi Tersangka, Pilih Lewat Pintu Belakang dan Bungkam
 
"Intinya ikuti dan patuhi aturan," tegasnya.
 
Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, pemerintahan daerah di bawah kepemimpinanya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah korupsi. Hal itu demi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).
 
"Kita maksimalkan kinerja yang efektif dan efisien untuk mencegah terjadinya korupsi," terangnya.
 
Baca Juga: Solusi Dedi Mulyadi ke Warga Daerah Langganan Banjir di Karawang: Rumah Panggung Setinggi 2,5 Meter
 
Selain itu, dalam setiap kebijakan akan berpedoman teguh terhadap aturan. Hal itu yang dianggapnya dapat meminimalkan potensi korupsi.
 
"Intinya, setiap kebijakan yang kita buat akan disesuaikan dan berpegang terhadap aturan yang berlaku. Dengan semua itu,mudah-mudahan korupsi bisa dicegah di Kabupaten Sukabumi," pungkasnya.
 

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB