pemerintahan

Biasa Urusi MBG, Kepala BGN Sebut Kekalahan Timnas Indonesia karena Kurang Gizi, Komisi X DPR RI: Jangan Lebay!

Senin, 24 Maret 2025 | 15:16 WIB
(Foto Ist)

FAJARSUAKBUMI - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan pandangannya terkait performa tim nasional (Timnas) sepak bola Indonesia yang kerap kesulitan meraih kemenangan dalam sejumlah laga.

Menurutnya, masalah gizi menjadi faktor utama yang memengaruhi stamina dan daya tahan pemain selama bertanding.

Dadan menyoroti bahwa persoalan asupan gizi yang kurang sejak usia anak-anak hingga dewasa berpengaruh terhadap performa atlet di berbagai cabang olahraga, termasuk sepak bola.

Baca Juga: HIMPAUDI Kota Sukabumi Gelar Santunan untuk 48 Anak Yatim di Bulan Ramadhan

"Jangan heran kalau PSSI sulit menang karena main 90 menit berat. Kenapa? Karena gizinya tidak bagus dan banyak pemain bola lahir dari kampung," ujar Dadan dalam sebuah acara di Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Minggu 23 Maret 2025.

Padahal, jika disebut kurang gizi, faktanya kualitas pemain Indonesia sebenarnya sudah mengalami peningkatan, terutama dengan adanya 17 pemain naturalisasi yang sejak kecil mendapat asupan gizi baik di negara asal mereka, seperti Belanda.

Pernyataan Dadan Hindayana tentang keterkaitan antara performa Timnas Indonesia dan gizi para pemainnya menuai tanggapan dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani.

Baca Juga: Berikut Resep Mocca Cheese Button Cookies, Kue Lebaran Kekinian Yang Enak dan Nikmat

Menurutnya, pernyataan tersebut terlalu berlebihan dan kurang tepat, terutama karena Dadan seharusnya lebih fokus pada tugasnya di bidang gizi masyarakat.

"Kepala BGN jangan terlalu lebay menyangkutpautkan PSSI dengan makanan bergizi. Apalagi menyampaikan statement bahwa pemain Indonesia kurang makan bergizi," ujar Lalu dalam keterangan tertulis, Minggu (23/3/2025).

Lalu menilai bahwa tanggung jawab utama Kepala BGN adalah memastikan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), bukan mengomentari isu lain yang berada di luar lingkup tugasnya.

Baca Juga: Menu MBG saat Ramadan Dinilai Minimalis, Kepala BGN Bahas Soal Kandungan Gizi

Ia juga mengingatkan bahwa masih banyak kendala dalam pelaksanaan MBG di berbagai daerah, terutama terkait kualitas dan distribusi makanan bergizi bagi para siswa.

"Kurang pas statement tersebut. Sebaiknya Kepala BGN fokus saja mensukseskan program MBG, jangan buat gimmick statement," tegas Lalu.

Halaman:

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB