FAJARSUKABUMI - Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kota Sukabumi meningkat di 2024 lalu. Bahkan kenaikannya mencapai 0,24 dari 2023 lalu.
"IDSD Kota Sukabumi naik dari 3,57 pada 2023 menjadi 3,83 di 2024," ujar Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappeda Kota Sukabumi, Ismail Aini.
Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan semakin baiknya stabilitas daerah dalam menghadapi persaingan antar wilayah.
Apalagi, IDSD merupakan indeks yang menghimpun berbagai indikator dari kementerian dan lembaga terkait untuk mengukur daya saing suatu daerah
"Indeks ini terdiri dari 12 pilar yang terbagi dalam 4 dimensi, antara lain institusi, infrastruktur dan adopsi teknologi informasi, stabilitas ekonomi makro, kesehatan, keterampilan, pasar tenaga kerja, hingga dinamisme bisnis," ucapnya
Tak hanya itu saja, IDSD menjadi refleksi dari kemampuan suatu daerah dalam bersaing dan mengelola berbagai aspek.
Baca Juga: Berkembangnya AI, Bill Gates Prediksi Guru dan Dokter akan Hilang dalam 10 Tahun Mendatang
Hal itu termasuk faktor keamanan yang mendukung produktivitas.
"Keamanan yang terjaga akan membantu daerah meningkatkan daya saingnya, terutama dalam mengatasi kejahatan terorganisir yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan investasi," ungkapnya.
Dalam upaya untuk terus meningkatkan IDSD, setiap perangkat daerah didorong untuk menciptakan inovasi, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Puskesmas.
Selain itu, sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP juga diikutsertakan dalam pengembangan inovasi guna mendukung daya saing daerah.