pemerintahan

Pasca Viral 'Gubernur Konten', Dedi Mulyadi Kini Minta Rudi Masud Terima Warga Jabar Jadi Petani-Nelayan di Kaltim

Senin, 5 Mei 2025 | 10:20 WIB
Potret Julukan ‘Gubernur Konten’ untuk Dedi Mulyadi jadi sorotan, Rudy Masud klarifikasi & buka peluang kerja sama Jabar–Kaltim. (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Sedang hangat diperbincangkan sebagian publik di media sosial (medsos), terkait julukan 'Gubernur Konten' yang mengarah kepada Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi.

Sebelumnya, julukan itu diutarakan oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Masud kepada Dedi saat rapat kepala daerah dengan Komisi II DPR RI di Jakarta, pada Selasa, 29 April 2025.

Dalam kesempatan itu, Dedi sempat merespon julukan dari Rudy itu dengan mengklaim keaktifannya di medsos telah mengurangi anggaran iklan Pemprov Jabar secara signifikan, dari Rp50 miliar menjadi Rp3 miliar.

Baca Juga: Poin Diskusi Sri Mulyani dengan Menkeu China, Bahas Proses Nego Tarif Trump hingga Inisiatif ASEAN Plus 3

Terkini, Rudy mengunjungi langsung kediaman Dedi di Subang, Jawa Barat untuk meredakan situasi perdebatan dari julukan 'Gubernur Konten' di kalangan masyarakat dan pengamat politik.

Hal tersebut diungkap Dedi melalui akun medsos pribadinya @dedimulyadi71 yang tayang pada Minggu, 4 Mei 2025.

"Saya kedatangan tamu istimewa, Gubernur Kalimantan Timur," tutur Dedi membuka percakapan dengan Rudy.

Baca Juga: Pasca Viral Nangis saat Tertibkan Lahan Puncak, Dedi Mulyadi Kini Sentil Orang Kaya yang Suka Plesiran ke Alam

Kemudian, Dedi pun menepis tudingan julukan 'Gubernur Konten' sebagai sindiran dari Rudy, namun justru memuji sang Gubernur Jabar yang kontennya populer.

"Tidak ada (sindiran) 'Gubernur Konten', seharusnya bilang Kang Dedi Gubernur yang kontennya top," tegasnya.

Dalam cuplikan video itu, Dedi dan Rudy membahas potensi kerja sama antara Jabar dan Kaltim.

Baca Juga: Cerita Orang Tua ke Dedi Mulyadi soal Siswa Nakal Dikirim ke Barak Militer: Tak Sanggup Urus, Sering Ditinggal Kerja

Dedi menyebut, Kaltim memiliki persawahan, perkebunan, hingga lautan yang luas, namun belum banyak tenaga kerja untuk pengelolaannya.

Kemudian, Gubernur Jabar itu pun meminta kesediaan Rudy untuk menerima warga Jabar yang ingin bekerja sebagai petani hingga nelayan di Kaltim.

Halaman:

Tags

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB