Selasa, 21 April 2026

Cerita Orang Tua ke Dedi Mulyadi soal Siswa Nakal Dikirim ke Barak Militer: Tak Sanggup Urus, Sering Ditinggal Kerja

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Jumat, 2 Mei 2025 | 14:35 WIB
Potret Orang tua dan Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat  (Foto Istimewa )
Potret Orang tua dan Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat (Foto Istimewa )

FAJARSUKABUMI - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi menerapkan kebijakan siswa kategori 'nakal' akan dikirim ke barak militer Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Terkini, kebijakan itu mulai diterapkan terhadap siswa nakal yang dikirim ke Markas Resimen Armed 1 Kostrad Sthira Yudha di Kabupaten Purwakarta, Jabar.

Para orang tua siswa pun mengaku telah memberikan izin kepada pihak sekolah untuk anaknya mendapatkan pendidikan khusus di barak militer selama 6 bulan.

Baca Juga: Ramai Dedi Mulyadi Kirim Siswa Nakal ke TNI, Pengamat Justru Sebut Kebijakan Gubernur Jabar Itu Belum Jelas

Salah satu pengakuan itu datang dari Ela, selaku orang tua siswa yang bertempat di Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Purwakarta.

Ela bercerita kepada Dedi terkait permasalahan yang dialami anaknya sebagai siswa dengan jenjang pendidikan SMP (Sekolah Menengah Pertama).

"Dia (anak Ela) sering ikut tawuran di sawah, sama teman-temannya," ungkap Ela sebagaimana dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel yang tayang pada Kamis, 1 Mei 2025.

Baca Juga: Prabowo Hadiri May Day, Buruh Beri Apresiasi Tinggi untuk Kebijakan Pro-Rakyat

Menjawab hal itu, Dedi menuturkan kini kasus kekerasaan memang sering melibatkan siswa di jenjang SMP.

"Sekarang ini, yang ganas-ganas itu memang dari anak SMP, sering banyak kasus kekerasan," tutur Dedi dalam kesempatan yang sama.

Kemudian, Ela mengaku tidak sanggup mengurus sang anak untuk mendidik karakternya agar lebih baik.

Baca Juga: Sekjen Serikat Buruh Dunia Puji Kehadiran Prabowo di Perayaan Hari Buruh: Peristiwa Bersejarah

Oleh sebab itu, sang orang tua siswa yang masuk kategori 'nakal' itu dengan sukarela untuk mengirimkan anaknya ke barak militer.

"Saya sudah tidak sanggup urus, karena saya juga sering tinggalkan dia untuk bekerja. Jadi, dia tinggal di rumah nenek, saya juga sudah cerai dengan suami," ungkap Ela.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X