Dadan meyakinkan bahwa BGN akan melakukan pelayanan untuk para penerima manfaat.
“Berapapun jumlahnya, di situ ada 50, 100, ada 20 dilayani oleh 1 SPPG dan di situ bukan oleh investor, tetapi oleh BGN melalui APBN,” ujar Dadan.
“Itu sudah terjadi awal plottingnya dan kami sedang mem-plotting daerah-daerah khusus seperti itu,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa daerah terpencil tidak akan diserahkan oleh mitra karena permasalahan biaya.
“Jadi, untuk daerah-daerah terpencil, kami tidak berikan ke mitra karena mitra tidak mungkin bisa membiayai karena return of investment-nya lama,” tandasnya.
***