"Kondisi rumah yang sebelumnya memprihatinkan kini jauh lebih layak. Saya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah bekerja sama dengan program TMMD ini," ujar Brigjen Bambang.
Ia menambahkan bahwa sasaran TMMD difokuskan pada daerah tertinggal, terisolasi, atau terdampak bencana, seperti halnya wilayah Lengkong.
"Pelaksanaan di sini tepat karena wilayah ini termasuk yang terdampak bencana. Semoga program ini dapat meningkatkan kualitas pembangunan desa," ucapnya.
Baca Juga: Sungai Eufrat Mengering, Warga Berburu Emas: Tanda Kiamat atau Kekayaan Alam?
Program TMMD ke-125 di Kabupaten Sukabumi berlangsung selama 30 hari, mulai 23 Juli hingga 21 Agustus 2025.